DC Open 2026 – Perjalanan petenis muda Indonesia, Janice Tjen, pada ajang WTA 500 Mubadala DC Open 2026 harus berakhir di babak 16 besar. Atlet asal Indonesia tersebut gagal melangkah ke perempat final setelah menghadapi perlawanan sengit dari unggulan kelima asal Rusia, Anna Kalinskaya, dalam pertandingan yang berlangsung di Washington, D.C., Amerika Serikat.
Laga berlangsung dengan intensitas tinggi dan menyajikan persaingan ketat selama tiga set. Janice sempat tampil dominan pada awal pertandingan dan berhasil merebut set pertama dengan meyakinkan. Namun, Kalinskaya mampu bangkit pada dua set berikutnya hingga memastikan kemenangan dengan skor 1-6, 6-3, dan 7-6 (9-7).
Meskipun harus mengakhiri langkah di babak 16 besar, performa Janice Tjen sepanjang turnamen tetap menjadi catatan positif. Ia mampu menunjukkan perkembangan permainan sekaligus memberikan perlawanan sengit kepada salah satu unggulan dalam kompetisi level WTA 500 tersebut.
Janice Tjen Tampil Percaya Diri Sejak Awal Pertandingan
Sejak pertandingan dimulai, Janice langsung memperlihatkan permainan agresif dari garis belakang lapangan. Pukulan-pukulannya mampu menekan Kalinskaya sehingga petenis Rusia itu kesulitan mengembangkan ritme permainan.
Dominasi Janice terlihat jelas ketika ia berhasil meraih lima gim secara beruntun tanpa memberikan banyak kesempatan kepada lawannya. Kalinskaya hanya mampu mencuri satu gim sebelum Janice menutup set pertama dengan kemenangan telak 6-1.
Kepercayaan diri yang tinggi membuat wakil Indonesia tersebut mampu mengontrol jalannya pertandingan pada set pembuka. Akurasi servis serta variasi pukulan yang diperagakan Janice menjadi faktor penting dalam keberhasilannya mengamankan keunggulan lebih dulu.
Keberhasilan memenangi set pertama juga memperlihatkan bahwa Janice mampu bersaing dengan petenis papan atas dunia, meskipun lawannya datang sebagai unggulan kelima dalam turnamen ini.
Anna Kalinskaya Bangkit pada Set Kedua
Memasuki set kedua, jalannya pertandingan mulai berubah. Kalinskaya tampil lebih tenang dan berhasil meningkatkan kualitas permainannya, terutama ketika menghadapi reli-reli panjang.
Pertandingan sempat berlangsung seimbang setelah kedua pemain saling berbagi poin hingga skor menjadi 2-2. Namun setelah itu, Kalinskaya mulai menemukan momentum yang membuatnya mampu mengendalikan permainan.
Tekanan yang terus di berikan membuat Janice kesulitan mempertahankan ritme seperti pada set pertama. Di sisi lain, petenis Rusia tersebut semakin konsisten saat melakukan servis maupun pengembalian bola.
Kalinskaya akhirnya berhasil menutup set kedua dengan kemenangan 6-3 sehingga kedudukan pertandingan berubah menjadi imbang satu set untuk masing-masing pemain.

Petenis Indonesia, Janice Tjen, melawan Emma Raducanu dari Inggris Raya dalam pertandingan putaran kedua tunggal putri US Open 2025 di USTA Billie Jean King pada 27 Agustus 2025 di Queens, New York, Amerika Serikat.
Pertarungan Sengit Berlanjut hingga Tiebreak
Set penentuan berlangsung jauh lebih ketat di banding dua set sebelumnya. Kedua pemain tampil berhati-hati karena menyadari pentingnya setiap poin dalam perebutan tiket menuju babak perempat final.
Kalinskaya sempat memimpin perolehan gim dan memberikan tekanan kepada Janice. Meski demikian, petenis Indonesia tersebut menunjukkan mental bertanding yang kuat dengan mampu mengejar ketertinggalan.
Janice bahkan berhasil membalikkan keadaan dan sempat unggul 5-4. Akan tetapi, Kalinskaya kembali menemukan permainan terbaiknya sehingga skor kembali imbang dan pertandingan harus di tentukan melalui tiebreak.
Suasana pertandingan semakin menegangkan ketika kedua pemain saling bergantian memperoleh poin. Janice beberapa kali berhasil menyamakan kedudukan, namun Kalinskaya mampu memanfaatkan momen-momen penting pada akhir tiebreak.
Setelah pertarungan yang berlangsung ketat, Kalinskaya akhirnya mengamankan kemenangan dengan skor 9-7 pada tiebreak set ketiga sekaligus memastikan tiket ke babak perempat final.
Perjalanan Positif Janice Tjen Tetap Layak Mendapat Apresiasi
Walaupun gagal melanjutkan langkah di Mubadala DC Open 2026, penampilan Janice Tjen tetap memberikan kesan positif. Ia mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu unggulan turnamen dan memperlihatkan kualitas permainan yang terus berkembang.
Sebelum mencapai babak 16 besar, Janice lebih dulu mencatat hasil membanggakan dengan menyingkirkan petenis Slovakia, Rebecca Sramkova, pada babak sebelumnya. Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa dirinya mampu bersaing di level turnamen bergengsi WTA.
Pertandingan melawan Anna Kalinskaya yang berlangsung selama sekitar dua jam 19 menit juga menunjukkan daya juang tinggi dari petenis Indonesia tersebut. Meskipun akhirnya harus menerima kekalahan, Janice tidak pernah menyerah dan terus berusaha memberikan perlawanan hingga poin terakhir.
Hasil ini memang menghentikan langkah Janice di Washington, tetapi pengalaman menghadapi lawan-lawan berperingkat tinggi akan menjadi modal berharga untuk turnamen berikutnya. Dengan performa yang terus meningkat serta pengalaman bertanding yang semakin matang, Janice Tjen memiliki peluang besar untuk kembali mencatatkan prestasi pada kompetisi internasional selanjutnya.