Persebaya Surabaya – menutup rangkaian pramusim 2026/2027 dengan catatan positif setelah mengalahkan Penang FC. Meski timnya belum tersentuh kekalahan, pelatih Bernardo Tavares tidak ingin para pemain cepat merasa puas. Ia menilai masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki sebelum memasuki kompetisi resmi.
Bajul Ijo menjalani tujuh pertandingan sepanjang masa persiapan. Dari jumlah tersebut, mereka mengemas enam kemenangan dan hanya sekali bermain imbang. Hasil itu menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi tantangan yang lebih berat pada musim baru.
Lima kemenangan dan satu hasil imbang sebelumnya tercipta selama perjalanan Persebaya di Piala Presiden 2026. Konsistensi tersebut akhirnya mengantarkan klub asal Surabaya itu keluar sebagai juara.
Catatan positif berlanjut ketika Persebaya menghadapi Penang FC dalam pertandingan uji coba internasional. Duel tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Persebaya berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0. Walber Mota menjadi pembeda setelah mencetak gol melalui aksi salto yang memastikan tuan rumah menutup pertandingan dengan hasil positif.
Bernardo Tavares Belum Puas dengan Performa Persebaya
Walaupun Persebaya mencatat hasil impresif selama pramusim, Bernardo Tavares memilih fokus pada proses pembentukan tim. Pelatih asal Portugal tersebut menilai pertandingan persahabatan menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan pemain.
Menurut Tavares, timnya masih mempunyai banyak pekerjaan sebelum mencapai level permainan yang diinginkan. Laga melawan Penang FC juga memberikan kesempatan kepada staf pelatih untuk melihat kemampuan sejumlah pemain sejak menit pertama.
Selain itu, beberapa pemain mendapatkan kesempatan menjalankan peran berbeda. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya tim pelatih memperluas pilihan ketika kompetisi resmi dimulai.
Tavares menjelaskan bahwa tujuan utama pertandingan pramusim bukan sekadar mengejar kemenangan. Ia lebih mengutamakan kesiapan skuad secara keseluruhan.
Persebaya membutuhkan pemain yang mampu menjalankan lebih dari satu peran. Fleksibilitas tersebut penting karena tim tidak hanya akan menghadapi persaingan di Super League.
Dengan jadwal pertandingan yang berpotensi padat, kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting. Karena itu, pemain lokal juga harus memiliki kesiapan untuk mengisi beberapa posisi ketika dibutuhkan.

Persebaya Surabaya
Hasil Pramusim Bukan Gambaran Kompetisi Resmi
Bernardo Tavares juga mengingatkan bahwa keberhasilan selama masa persiapan tidak dapat menjadi jaminan Persebaya akan mendapatkan hasil serupa di kompetisi resmi.
Menurutnya, atmosfer pertandingan kompetitif memiliki karakter berbeda di bandingkan laga pramusim. Intensitas permainan kemungkinan meningkat karena setiap tim memiliki target dan kepentingan terhadap hasil pertandingan.
Tim-tim lawan juga bisa menunjukkan performa berbeda ketika musim resmi di mulai. Oleh sebab itu, Persebaya tidak boleh menjadikan enam kemenangan selama pramusim sebagai alasan untuk mengurangi fokus dalam latihan.
Selain intensitas, regulasi pertandingan juga menjadi perhatian. Selama pramusim, tim pelatih memiliki keleluasaan lebih besar dalam melakukan pergantian pemain. Kondisi tersebut membantu staf pelatih melakukan eksperimen sekaligus membagi menit bermain.
Situasinya akan berbeda ketika memasuki pertandingan resmi. Jumlah pergantian pemain akan mengikuti regulasi kompetisi sehingga pemain yang berada di lapangan harus mampu menjaga performa dalam waktu lebih lama.
Kondisi Fisik dan Konsentrasi Jadi Fokus Persebaya
Perbedaan regulasi tersebut membuat kondisi fisik menjadi salah satu pekerjaan penting bagi Persebaya. Para pemain di tuntut memiliki stamina yang cukup untuk mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit.
Selain kebugaran, konsentrasi juga harus terus di tingkatkan. Kesalahan kecil dalam pertandingan kompetitif dapat memberikan dampak besar terhadap hasil akhir.
Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya masih harus bekerja keras. Ia ingin para pemain mampu mempertahankan fokus sepanjang pertandingan, terutama ketika kesempatan melakukan pergantian tidak sebanyak selama masa persiapan.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Persebaya tidak ingin terlalu terbawa oleh hasil positif pramusim. Gelar Piala Presiden 2026 dan kemenangan atas Penang FC memang menjadi modal berharga, tetapi tantangan sebenarnya baru akan di mulai ketika kompetisi resmi bergulir.
Catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang memberikan kepercayaan diri kepada skuad Bajul Ijo. Namun, tim pelatih tetap menjadikan evaluasi sebagai prioritas.
Dengan memperbaiki kondisi fisik, meningkatkan konsentrasi, serta mempersiapkan pemain untuk beberapa posisi, Persebaya berharap dapat membawa performa positif pramusim menuju kompetisi 2026/2027. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi tersebut ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan dan intensitas yang lebih tinggi.