Isyana/Rinjani Kejuaraan Dunia 2026 membuka perjalanan mereka dengan hasil positif setelah mengatasi pasangan Skotlandia, Julie Macpherson/Ciara Torrance. Ganda putri Indonesia tersebut meraih kemenangan dua gim langsung dan memastikan tempat di babak 32 besar.
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine menghadapi Julie/Ciara di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Senin (17/8/2026) malam WIB. Mereka menyelesaikan pertandingan dengan skor 21-12 dan 21-18.
Kemenangan tersebut menunjukkan kemampuan Isyana/Rinjani dalam menjaga permainan sejak awal pertandingan. Mereka mampu mengendalikan gim pertama dengan cukup nyaman. Namun, pasangan Indonesia menghadapi perlawanan yang jauh lebih kuat pada gim berikutnya.
Meski lawan sempat menyamakan kedudukan pada fase penting gim kedua, Isyana/Rinjani tetap mampu menjaga konsentrasi. Mereka kemudian menyelesaikan pertandingan tanpa harus memainkan gim ketiga.
Isyana/Rinjani Kuasai Gim Pertama
Isyana/Rinjani langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal gim pertama. Mereka membangun keunggulan secara bertahap sekaligus membatasi kesempatan Julie/Ciara untuk mengembangkan permainan.
Strategi tersebut membawa Isyana/Rinjani unggul 11-6 ketika memasuki interval. Selisih lima angka memberi ruang bagi pasangan Indonesia untuk mengatur tempo pertandingan dengan lebih nyaman.
Setelah jeda, Isyana/Rinjani terus mempertahankan tekanan. Mereka tidak memberikan banyak kesempatan kepada Julie/Ciara untuk memperkecil ketertinggalan.
Keunggulan tersebut juga membuat Isyana/Rinjani lebih leluasa dalam menentukan pola permainan. Sebaliknya, pasangan Skotlandia harus bekerja keras untuk keluar dari tekanan.
Isyana/Rinjani akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor meyakinkan 21-12. Hasil itu sekaligus memberikan modal penting sebelum memasuki gim kedua.
Namun, situasi pertandingan berubah setelah pergantian gim. Julie/Ciara mulai memberikan tekanan lebih kuat sehingga Isyana/Rinjani harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan kendali.

Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.
Julie/Ciara Berikan Perlawanan pada Gim Kedua
Persaingan berlangsung lebih ketat pada awal gim kedua. Kedua pasangan saling mengejar angka dan beberapa kali bergantian memegang keunggulan.
Isyana/Rinjani kemudian berhasil menemukan ritme permainan mereka. Pasangan Indonesia perlahan menciptakan jarak sebelum memimpin 11-7 saat interval.
Keunggulan empat angka tersebut belum menjamin kemenangan. Julie/Ciara meningkatkan intensitas permainan selepas jeda dan mulai memangkas selisih poin.
Sementara itu, Isyana/Rinjani sempat kehilangan kendali yang sebelumnya mereka tunjukkan. Situasi tersebut memberi kesempatan kepada Julie/Ciara untuk bangkit.
Pasangan Skotlandia akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 16-16. Skor tersebut membuat persaingan memasuki fase krusial karena kedua pasangan memiliki peluang besar untuk merebut gim kedua.
Isyana/Rinjani Tetap Tenang pada Poin Kritis
Tekanan meningkat setelah skor mencapai 16-16. Isyana/Rinjani membutuhkan konsentrasi tinggi agar Julie/Ciara tidak mengambil alih momentum pertandingan.
Pasangan Indonesia mampu merespons situasi tersebut dengan baik. Mereka kembali menjaga permainan dan mengumpulkan poin penting ketika pertandingan mendekati akhir.
Isyana/Rinjani juga mampu mencegah lawan membalikkan keadaan. Setelah melewati persaingan ketat, mereka akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan 21-18.
Hasil tersebut memastikan Isyana/Rinjani menyelesaikan pertandingan hanya dalam dua gim. Mereka tidak perlu menjalani gim penentuan setelah berhasil mengatasi tekanan pada bagian akhir pertandingan.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Isyana/Rinjani menuju babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2026. Hasil positif pada pertandingan pertama menjadi langkah penting bagi pasangan ganda putri Indonesia tersebut untuk melanjutkan persaingan di New Delhi.
Penampilan pada dua gim juga memperlihatkan dua situasi berbeda bagi Isyana/Rinjani. Mereka mampu mendominasi gim pertama, tetapi harus menghadapi tekanan lebih besar pada gim kedua.
Kemampuan menjaga ketenangan ketika skor kembali imbang menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan tersebut. Isyana/Rinjani mampu mengembalikan momentum pada saat Julie/Ciara mulai memberikan ancaman.
Dengan kemenangan 21-12 dan 21-18, perjalanan Isyana/Rinjani di Kejuaraan Dunia 2026 pun berlanjut. Mereka kini mengamankan tempat di babak 32 besar dan memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh dalam persaingan ganda putri di New Delhi.