Piala Dunia 2026 – Perjalanan Timnas Turki di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Tim asuhan Vincenzo Montella kembali gagal meraih poin setelah kalah 0-1 dari Paraguay dalam laga Grup D yang berlangsung di Levi’s Stadium, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) siang WIB.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua Turki secara beruntun setelah sebelumnya menyerah 0-2 dari Australia pada pertandingan pembuka. Dengan nol poin dari dua laga, Turki tidak lagi memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya.

Sebaliknya, Paraguay berhasil menjaga asa lolos ke fase gugur. Tambahan tiga poin membuat mereka mengoleksi poin yang sama dengan Australia dan terus bersaing di papan atas klasemen Grup D.

Gol Cepat Paraguay Kejutkan Turki

Paraguay langsung menunjukkan agresivitas sejak peluit awal dibunyikan. Tim Amerika Selatan itu tidak membutuhkan waktu lama untuk menciptakan keunggulan.

Saat pertandingan baru memasuki menit kedua, Matias Galarza sukses mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang Paraguay tersebut memanfaatkan bola muntah hasil peluang yang sebelumnya diciptakan Julio Enciso. Galarza dengan sigap menyambar bola dan mengarahkan tembakannya ke gawang Turki.

Gol cepat tersebut memberikan keuntungan besar bagi Paraguay. Mereka kemudian bermain lebih tenang dan fokus menjaga organisasi permainan.

Turki berusaha merespons ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Arda Guler menjadi pemain pertama yang mengancam pertahanan Paraguay pada menit ke-15. Namun, tembakan pemain muda yang membela Real Madrid itu masih melambung di atas mistar gawang.

Turki Dominan tetapi Kurang Efektif

Setelah kebobolan, Turki mulai menguasai jalannya pertandingan. Para pemain terus menekan dan mencoba mencari celah di pertahanan Paraguay.

Peluang terbaik Turki pada babak pertama hadir pada menit ke-36. Mert Muldur berhasil menyambut umpan silang dengan sundulan keras. Sayangnya, bola hanya membentur mistar gawang sehingga peluang emas tersebut gagal menghasilkan gol penyama kedudukan.

Meski menguasai penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, Turki kesulitan menemukan sentuhan akhir yang efektif. Paraguay tetap mampu menjaga keunggulan hingga memasuki penghujung babak pertama.

Turki Tersingkir

Duel sengit Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026 (AFP)

Kartu Merah Almiron Warnai Pertandingan

Drama besar terjadi menjelang turun minum. Paraguay harus kehilangan satu pemain setelah Miguel Almiron menerima kartu merah langsung dari wasit.

Insiden tersebut muncul ketika Almiron berbicara dengan Mert Muldur sambil menutupi mulutnya menggunakan tangan. Tindakan itu melanggar regulasi baru FIFA yang mulai diterapkan pada Piala Dunia 2026.

FIFA menerapkan aturan tersebut untuk meningkatkan transparansi komunikasi di lapangan dan mencegah potensi pelanggaran verbal, termasuk ucapan bernuansa diskriminatif atau rasis.

Meski bermain dengan sepuluh orang, Paraguay tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga jeda pertandingan.

Paraguay Bertahan Disiplin di Babak Kedua

Unggul jumlah pemain membuat Turki semakin percaya diri memasuki babak kedua. Mereka meningkatkan tempo permainan dan terus menggempur pertahanan Paraguay dari berbagai sisi.

Namun, Paraguay menunjukkan disiplin yang luar biasa dalam bertahan. Setiap pemain bekerja keras menutup ruang dan membatasi pergerakan para penyerang Turki.

Karena kesulitan menembus kotak penalti, Turki mulai mengandalkan tembakan jarak jauh. Hakan Calhanoglu dan Kenan Yildiz mencoba peruntungan melalui tendangan dari luar area penalti, tetapi upaya mereka belum mampu mengubah skor.

Pada menit ke-59, Merih Demiral ikut membantu serangan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, kiper Paraguay Orlando Gill kembali menunjukkan kualitasnya dengan melakukan penyelamatan penting.

Orlando Gill Jadi Pahlawan Paraguay

Nama Orlando Gill layak mendapat sorotan utama dalam pertandingan ini. Penampilan gemilangnya di bawah mistar gawang menjadi faktor penting di balik kemenangan Paraguay.

Pada menit ke-62, Gill melakukan penyelamatan luar biasa saat menepis sundulan Deniz Gul yang mengarah ke pojok gawang. Aksi tersebut menjaga keunggulan Paraguay tetap aman.

Kiper Paraguay itu kembali menunjukkan refleks cepat ketika menggagalkan peluang Abdulkerim Bardakci pada menit ke-74. Beberapa menit kemudian, Gill kembali mematahkan peluang emas yang diciptakan Can Uzun.

Menjelang akhir pertandingan, Turki semakin gencar melancarkan serangan. Namun, Gill terus tampil tenang dan mampu mengamankan area pertahanannya.

Turki Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain

Pada detik-detik terakhir pertandingan, Turki hampir menyelamatkan diri dari kekalahan. Merih Demiral mendapatkan kesempatan emas melalui sundulan di depan gawang.

Sayangnya, bola meluncur tipis di samping tiang sehingga harapan Turki untuk menyamakan kedudukan kembali pupus.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Paraguay. Kemenangan ini menjaga peluang Paraguay untuk lolos ke babak berikutnya, sementara Turki harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah gagal meraih poin dalam dua pertandingan awal Grup D.