Manchester United – mengawali perjalanan di Liga Inggris 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Setan Merah harus menerima kekalahan 0-2 saat menghadapi tim promosi Hull City pada pertandingan pertama musim ini.
Duel Hull City melawan Manchester United berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) malam WIB. Bermain dengan status tim promosi, Hull justru mampu memberikan tekanan dan memanfaatkan kelemahan lawannya dengan baik.
Dua gol kemenangan Hull tercipta pada babak pertama. Ayaji dan Mendy menjadi pemain yang berhasil mencatatkan nama di papan skor. Menariknya, kedua gol tersebut berasal dari situasi bola mati.
Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan kurang memuaskan Manchester United pada pertandingan pembuka Liga Inggris. Dalam dua musim terakhir, mereka selalu memulai kompetisi dengan kekalahan.
Pada musim sebelumnya, Setan Merah juga gagal mendapatkan poin dalam pertandingan pertama. Ketika itu, Arsenal berhasil menaklukkan Manchester United dengan skor tipis 1-0.
Alan Shearer Kritik Permainan Manchester United
Performa buruk Manchester United mendapatkan perhatian dari Alan Shearer. Mantan penyerang yang dikenal sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Premier League tersebut menilai Setan Merah memiliki masalah hampir di seluruh sektor permainan.
Menurut Shearer, Manchester United tidak hanya bermasalah pada pertahanan. Lini tengah dan sektor serangan juga gagal menunjukkan permainan yang sesuai harapan.
Shearer menilai permainan Setan Merah terlihat berantakan sejak belakang hingga lini depan. Kondisi tersebut membuat Hull City mampu memainkan pertandingan dengan lebih percaya diri.
Selain persoalan organisasi permainan, Shearer turut mempertanyakan intensitas para pemain Manchester United. Ia tidak melihat tekanan yang cukup kuat ketika Hull menguasai bola.
Para pemain juga dinilai terlambat menutup ruang sehingga memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan. Situasi tersebut membuat tim promosi itu lebih nyaman dalam menjalankan strateginya.
Bagi Shearer, penampilan Manchester United dalam pertandingan tersebut berada jauh di bawah standar. Selain minim intensitas, semangat untuk memberikan perlawanan juga tidak terlihat secara maksimal.
Hull City Tampil Berani sebagai Tim Promosi
Di sisi lain, Alan Shearer memberikan apresiasi terhadap penampilan Hull City. Klub tersebut kembali bermain di kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah sembilan tahun menunggu.
Meski menghadapi klub dengan nama besar, Hull tidak menunjukkan rasa takut. Mereka bermain agresif dan berani memberikan perlawanan sejak awal pertandingan.
Dukungan suporter juga memberikan energi tambahan kepada para pemain tuan rumah. Hull mampu menjaga semangat permainan sekaligus menjalankan strategi dengan disiplin.
Keberhasilan memanfaatkan bola mati menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan tersebut. Dua kesempatan dari situasi tersebut berhasil dikonversi menjadi gol pada paruh pertama.
Keunggulan itu kemudian mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Manchester United tidak menemukan cara untuk mengejar ketertinggalan sehingga harus pulang tanpa membawa poin.

Premier League – Hull City v Manchester United
Kondisi Fisik Pemain Manchester United Jadi Sorotan
Selain membahas organisasi permainan, Shearer memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik skuad Manchester United. Ia menilai Bruno Fernandes dan rekan-rekannya belum memperlihatkan kesiapan yang memadai untuk menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi.
Shearer memang mengaku tidak mengikuti seluruh pertandingan pramusim Manchester United. Namun, berdasarkan penampilan melawan Hull, ia melihat beberapa pemain seperti belum berada dalam kondisi terbaik.
Permainan dengan tekanan tinggi membutuhkan stamina dan kebugaran yang prima. Pemain harus terus bergerak, menutup ruang, menekan lawan, serta mempertahankan konsentrasi selama pertandingan berlangsung.
Menurut penilaian Shearer, Manchester United belum mampu menunjukkan kemampuan tersebut secara konsisten. Intensitas permainan mereka menurun dan tidak cukup untuk menghadapi Hull yang bermain dengan energi besar.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kompetisi Liga Inggris terkenal menuntut kemampuan fisik tinggi. Setiap tim harus siap bermain cepat sekaligus mempertahankan tekanan selama 90 menit.
Manchester United Harus Segera Berbenah
Kekalahan pada pertandingan pertama tentu belum menentukan perjalanan Manchester United sepanjang musim 2026/2027. Namun, hasil tersebut memberikan peringatan awal mengenai sejumlah masalah yang perlu segera diperbaiki.
Pertahanan terhadap situasi bola mati menjadi salah satu pekerjaan rumah utama setelah dua gol Hull berasal dari skema tersebut. Selain itu, koordinasi antarlini juga membutuhkan peningkatan agar permainan menjadi lebih terorganisasi.
Kondisi fisik pemain turut menjadi aspek penting yang harus mendapat perhatian. Manchester United membutuhkan intensitas lebih tinggi apabila ingin bersaing menghadapi klub-klub Premier League lainnya.
Kritik Alan Shearer memperlihatkan bahwa persoalan Setan Merah tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir. Cara mereka bermain, kemampuan memberikan tekanan, semangat bertanding, hingga kebugaran pemain ikut mendapatkan sorotan.
Manchester United kini perlu memberikan respons pada pertandingan berikutnya. Perbaikan secara menyeluruh akan dibutuhkan agar kekalahan dari Hull City tidak berkembang menjadi awal buruk yang berkepanjangan di Liga Inggris 2026/2027.