Persebaya Surabaya tidak ingin terburu-buru melengkapi kuota 11 pemain asing untuk menghadapi kompetisi musim ini. Pelatih Bernardo Tavares lebih mengutamakan kualitas dan kebutuhan tim daripada sekadar memenuhi jumlah maksimal pemain impor.
Bajul Ijo saat ini memiliki 10 pemain asing dalam skuad. Dengan jumlah tersebut, manajemen masih mempunyai ruang untuk merekrut satu legiun asing tambahan selama bursa transfer tetap berlangsung.
Dari 10 pemain impor tersebut, Persebaya mempertahankan dua nama dari skuad sebelumnya. Sementara itu, klub mendatangkan delapan pemain asing baru untuk memperkuat tim racikan Tavares.
Persebaya melengkapi pemain asing ke-10 pada 12 Juli lalu. Setelah perekrutan tersebut, klub asal Surabaya itu belum menambah pemain baru lagi. Meski demikian, peluang untuk kembali bergerak di pasar transfer masih terbuka.
Bernardo Tavares Tak Kejar Kuota Pemain Asing
Bernardo Tavares menegaskan bahwa Persebaya masih memiliki beberapa pilihan sebelum bursa transfer berakhir. Tim pelatih dan manajemen akan terus mempertimbangkan kebutuhan skuad sebelum mengambil keputusan.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Persebaya bisa merekrut satu pemain asing tambahan. Namun, klub juga dapat mempertahankan komposisi sekarang atau justru mencari pemain lokal baru.
Tavares tidak ingin mengambil keputusan hanya karena klub masih mempunyai satu tempat kosong untuk pemain impor. Ia ingin setiap perekrutan memberikan dampak nyata terhadap kekuatan Bajul Ijo.
Berdasarkan jadwal FIFA Transfer Windows, periode transfer kompetisi Indonesia berlangsung mulai 7 Juli hingga 21 September. Dengan demikian, Persebaya masih mempunyai waktu untuk mengevaluasi skuad dan menentukan langkah berikutnya.
Situasi tersebut membuat Tavares tidak perlu tergesa-gesa. Ia dapat mengamati performa tim sekaligus menilai posisi mana yang masih membutuhkan tambahan kekuatan.

Bernardo Tavares.
Regulasi Jadi Pertimbangan Persebaya Surabaya
Regulasi mengenai penggunaan pemain asing turut memengaruhi pertimbangan Tavares. Walaupun klub dapat mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, tim tidak dapat memainkan semuanya secara bersamaan.
Setiap klub hanya dapat menurunkan tujuh pemain asing dalam pertandingan. Selain itu, dua legiun impor dapat menempati bangku cadangan. Aturan tersebut membuat Tavares memilih pendekatan yang lebih selektif dalam menyusun komposisi skuad.
Menurut Tavares, kedatangan pemain baru tidak otomatis meningkatkan kualitas sebuah tim. Karena itu, ia ingin memastikan setiap pemain yang bergabung benar-benar sesuai dengan kebutuhan permainan Persebaya.
Pelatih berusia asal Portugal tersebut menilai perekrutan hanya untuk mencapai jumlah 11 pemain asing bukan langkah yang tepat. Persebaya harus melihat keseimbangan skuad secara keseluruhan, termasuk kontribusi pemain lokal.
Pemain Lokal Tetap Punya Peran Penting
Tavares juga memberikan perhatian besar kepada pemain lokal Persebaya. Ia menilai para pemain Indonesia tetap memegang peran penting dalam membangun karakter dan kekuatan tim.
Bagi Tavares, pemain lokal merupakan jantung skuad Bajul Ijo. Oleh sebab itu, Persebaya tidak akan hanya berfokus pada penambahan legiun asing ketika masih mempunyai kesempatan bergerak di bursa transfer.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tim pelatih ingin menciptakan keseimbangan antara pemain asing dan lokal. Tavares membutuhkan pemain yang mampu membantu tim mencapai target, bukan sekadar menambah jumlah anggota skuad.
Persebaya juga mempunyai keuntungan karena masih tersedia cukup waktu sebelum jendela transfer berakhir pada 21 September. Tim pelatih dapat menggunakan periode tersebut untuk melihat perkembangan skuad dalam latihan maupun pertandingan.
Apabila Tavares menemukan posisi yang membutuhkan peningkatan, Persebaya masih dapat mencari pemain asing ke-11. Namun, klub tidak harus mengambil opsi tersebut apabila komposisi sekarang sudah mampu memenuhi kebutuhan tim.
Persebaya Fokus Membangun Tim Berkualitas
Target utama Tavares tetap membangun Persebaya Surabaya menjadi tim yang kompetitif. Ia ingin setiap keputusan transfer memberikan manfaat langsung terhadap performa Bajul Ijo sepanjang musim.
Karena itu, kualitas menjadi faktor utama dalam menentukan perekrutan berikutnya. Tavares tidak ingin klub menghabiskan satu slot hanya karena regulasi menyediakan kuota maksimal 11 pemain asing.
Strategi tersebut juga membuka peluang bagi pemain lokal untuk mendapatkan peran lebih besar. Tavares ingin menciptakan persaingan sehat sekaligus menjaga keseimbangan di setiap lini.
Persebaya masih memiliki satu tempat untuk legiun asing, tetapi klub belum menentukan apakah akan menggunakannya. Manajemen dan tim pelatih mempunyai waktu hingga penutupan bursa untuk mengambil keputusan.
Dengan pendekatan selektif tersebut, Bajul Ijo memilih menempatkan kebutuhan tim di atas kuantitas pemain. Tavares ingin memastikan bahwa setiap anggota skuad, baik pemain lokal maupun asing, mampu memberikan kontribusi terhadap target Persebaya pada musim ini.