Jay Idzes – kembali mendapat sorotan setelah mantan rekan setimnya di Sassuolo, Tarik Muharemovic, memberikan pujian khusus. Bek yang kini memperkuat Leeds United tersebut tanpa ragu memilih kapten Timnas Indonesia itu sebagai salah satu pemain belakang terbaik yang pernah bermain bersamanya.

Pernyataan tersebut menarik perhatian karena Muharemovic dan Idzes pernah membentuk duet di jantung pertahanan Sassuolo. Keduanya menjadi bagian penting dari lini belakang klub Italia tersebut pada musim 2025/2026.

Kini, kebersamaan mereka telah berakhir setelah Muharemovic melanjutkan karier bersama Leeds United. Meski sudah berada di klub berbeda, bek tersebut ternyata masih menyimpan kesan positif terhadap kualitas Idzes.

Kepergian Muharemovic sekaligus membuka peluang bagi Idzes untuk memegang peran semakin besar di lini pertahanan Sassuolo. Pengalaman serta jiwa kepemimpinannya dapat menjadi modal penting untuk menghadapi musim berikutnya.

Tarik Muharemovic Tanpa Ragu Memilih Jay Idzes

Pujian kepada Jay Idzes muncul ketika Tarik Muharemovic mengikuti sebuah tantangan dari konten kreator asal Amerika Serikat, Alfardy. Momen tersebut kemudian di bagikan melalui Instagram dan menarik perhatian pencinta sepak bola Indonesia.

Dalam tantangan itu, Muharemovic harus menyebutkan lima pemain terbaik yang pernah menjadi rekan setimnya. Ia harus memilih masing-masing pemain berdasarkan posisi. Selain itu, Muharemovic di minta memberikan jawaban dengan cepat tanpa berpikir terlalu lama.

Untuk posisi penjaga gawang, Muharemovic memilih Arijanet Muric. Kemudian, ia memasukkan Nemanja Matic dan Christian Thorstvedt sebagai pemain pilihannya di lini tengah. Sementara itu, Edin Dzeko menjadi nama yang dipilih untuk mengisi posisi penyerang.

Namun, jawaban untuk posisi bek justru menjadi bagian yang paling menarik perhatian pendukung Timnas Indonesia.

Ketika di minta menentukan satu pemain belakang terbaik yang pernah menjadi rekannya, Muharemovic langsung menyebut nama Jay Idzes. Ia memberikan jawaban tersebut dengan tegas tanpa terlihat membutuhkan waktu panjang untuk menentukan pilihannya.

Jawaban spontan itu menunjukkan besarnya kesan yang di tinggalkan Idzes selama keduanya bermain bersama.

Pujian Muharemovic Disambut Fans Timnas Indonesia

Pilihan Tarik Muharemovic kemudian mendapat banyak respons dari pendukung sepak bola Indonesia. Sejumlah penggemar memberikan apresiasi karena bek tersebut menempatkan Jay Idzes sebagai pemain belakang terbaik yang pernah menjadi rekan setimnya.

Pujian tersebut tentu memiliki arti tersendiri. Pasalnya, Muharemovic memiliki pengalaman bermain bersama sejumlah pemain berkualitas sepanjang perjalanan kariernya.

Selain itu, keduanya memang cukup mengenal karakter permainan masing-masing. Mereka pernah bekerja sama menjaga pertahanan Sassuolo ketika bersaing di kompetisi tertinggi Italia.

Kombinasi tersebut membuat Idzes dan Muharemovic memahami kemampuan satu sama lain. Karena itu, penilaian Muharemovic terhadap kapten Timnas Indonesia tersebut bukan muncul tanpa pengalaman bermain bersama.

Tarik Muharemovic menyebut Jay Idzes sebagai bek terbaik yang pernah menjadi rekan setimnya di Sassuolo.

Jay Idzes saat membela Sassuolo dalam laga tandang melawan Parma di Serie A musim 2025/2026, Minggu (24/5/2026).

Duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic di Sassuolo

Jay Idzes dan Tarik Muharemovic pernah menjadi bagian penting pertahanan Sassuolo pada Serie A musim 2025/2026. Keduanya mendapat kepercayaan dari Fabio Grosso yang saat itu menangani Neroverdi.

Dalam banyak pertandingan, keduanya tampil berdampingan sebagai bek tengah. Kerja sama tersebut membantu Sassuolo menghadapi persaingan ketat sepanjang kompetisi.

Sassuolo akhirnya menutup musim dengan berada di peringkat ke-11 klasemen Serie A 2025/2026. Mereka mengumpulkan 49 poin dari 38 pertandingan.

Secara keseluruhan, Sassuolo mencatatkan 14 kemenangan dan tujuh hasil imbang. Sementara itu, mereka harus menerima 17 kekalahan sepanjang musim.

Dari sisi pertahanan, Sassuolo kebobolan 50 gol dalam 38 pertandingan. Catatan tersebut memperlihatkan bagaimana lini belakang klub harus menghadapi tekanan besar dari klub-klub kuat Serie A.

Dalam situasi tersebut, Idzes dan Muharemovic menjadi dua pemain yang mendapat kepercayaan untuk menjaga area pertahanan. Kebersamaan selama satu musim itulah yang kemungkinan membuat Muharemovic memahami kualitas permainan Idzes secara lebih dekat.

Jay Idzes Berpeluang Memegang Peran Lebih Besar

Perjalanan kedua pemain kemudian mengambil arah berbeda. Tarik Muharemovic meninggalkan Sassuolo setelah Leeds United merekrutnya dengan nilai transfer yang di sebut mencapai 34 juta pound sterling atau sekitar Rp643,12 miliar.

Sementara itu, Jay Idzes tetap menjadi salah satu figur penting di Sassuolo. Kepergian mantan tandemnya membuat kapten Timnas Indonesia tersebut berpeluang mendapatkan tanggung jawab lebih besar di lini belakang.

Idzes sendiri sebelumnya juga sempat di kaitkan dengan sejumlah klub. Bahkan, namanya pernah disebut masuk dalam radar Paris Saint-Germain (PSG).

Terlepas dari berbagai rumor tersebut, pujian Muharemovic menjadi bukti bahwa performa Idzes mendapat pengakuan dari pemain yang pernah bekerja langsung dengannya.

Bagi Idzes, pengakuan tersebut juga menambah catatan positif dalam perjalanan kariernya di Eropa. Terlebih, ia kini tidak hanya di kenal sebagai salah satu pemain penting Timnas Indonesia, tetapi juga sebagai bek yang mampu bersaing di level kompetisi Eropa.

Pernyataan Muharemovic akhirnya menjadi bukti bahwa kebersamaan di Sassuolo meninggalkan kesan mendalam. Meski keduanya kini menempuh perjalanan berbeda, mantan tandemnya tersebut tetap menempatkan Jay Idzes sebagai bek terbaik yang pernah bermain bersamanya.