IBL 2026 – Pelita Jaya Jakarta berhasil merebut kemenangan penting pada pertandingan ketiga final Indonesian Basketball League (IBL) 2026 setelah mengalahkan Bogor Hornbills dengan skor 74-61. Bermain di markas lawan, GOR Laga Tangkas Bogor, Rabu (24/6/2026) malam WIB, tim asal ibu kota tampil jauh lebih efektif di banding laga sebelumnya.
Kemenangan ini membuat Pelita Jaya kini memimpin agregat final dengan skor 2-1. Hasil tersebut membuka peluang besar bagi skuad asuhan David Singleton untuk mengunci gelar juara IBL 2026 apabila mampu kembali meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya yang juga di gelar di kandang Bogor Hornbills.
Selain menjadi modal penting dalam perebutan gelar, kemenangan ini juga menjadi hadiah istimewa bagi perayaan hari jadi Kota Jakarta yang ke-499.
Pelita Jaya Tampil Lebih Efektif Sejak Awal Pertandingan
Laga di mulai dengan tempo tinggi dan berlangsung cukup seimbang. Kedua tim saling bergantian memimpin perolehan angka pada kuarter pertama. Bogor Hornbills sempat memberikan perlawanan sengit melalui permainan cepat dan transisi yang efektif.
Namun, menjelang akhir kuarter pertama, Pelita Jaya mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Darious Moten menjadi pembeda setelah mencetak empat poin beruntun, termasuk sebuah dunk yang membakar semangat rekan-rekannya.
Momentum tersebut semakin di perkuat lewat tembakan tiga angka dari Andakara Prastawa yang membawa Pelita Jaya menutup kuarter pertama dengan keunggulan 17-12.
Akurasi Tembakan Tiga Angka Jadi Senjata Utama
Memasuki kuarter kedua, Pelita Jaya semakin percaya diri dalam menjalankan strategi permainan. Akurasi tembakan jarak jauh menjadi faktor utama yang membuat mereka mampu memperlebar selisih angka.
Andakara Prastawa, Perrin Buford, dan Darious Moten bergantian melepaskan tembakan tiga angka yang sukses menembus pertahanan Bogor Hornbills. Total empat tripoin berhasil di ciptakan Pelita Jaya sepanjang kuarter kedua.
Dominasi tersebut membuat tim tamu mampu membangun keunggulan hingga 13 poin sebelum akhirnya menutup babak pertama dengan skor 40-28.
Sementara itu, Hornbills tampak kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan pertahanan rapat yang di terapkan Pelita Jaya. Beberapa upaya serangan mereka gagal berbuah poin akibat disiplin lini pertahanan lawan.

Darious Moten memimpin Pelita Jaya mengalahkan Bogor Hornbills di final IBL 2026 game 3
Hornbills Kehilangan Momentum pada Kuarter Ketiga
Setelah turun minum, Bogor Hornbills mencoba meningkatkan intensitas permainan demi memangkas ketertinggalan. Namun upaya tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
Salah satu faktor yang memengaruhi performa tuan rumah adalah masalah foul yang di alami pemain asing andalan mereka, Travin Thibodeaux. Ia harus lebih banyak berada di bangku cadangan setelah mengoleksi pelanggaran sehingga kontribusinya di lapangan menjadi terbatas.
Situasi tersebut di manfaatkan dengan baik oleh Pelita Jaya untuk terus menjaga kendali permainan. Darious Moten kembali menjadi motor serangan melalui sejumlah penyelesaian efektif, termasuk tambahan angka dari garis lemparan bebas.
Keunggulan Pelita Jaya bahkan sempat mencapai 19 poin sebelum kuarter ketiga berakhir dengan skor 58-44.
Upaya Bangkit Hornbills Gagal Membendung Dominasi Pelita Jaya
Pada kuarter terakhir, Bogor Hornbills tidak menyerah begitu saja. Mereka berusaha memangkas selisih angka hingga beberapa kali berhasil mendekat menjadi selisih sekitar 10 poin.
Meski demikian, setiap kali Hornbills mencoba membangun momentum, Pelita Jaya selalu mampu memberikan respons cepat. Kombinasi permainan Andakara Prastawa dan Darious Moten kembali menjadi solusi bagi tim tamu.
Sebuah tembakan tiga angka dari Prastawa ketika pertandingan menyisakan kurang dari tiga menit menjadi titik balik yang memupus harapan Hornbills. Tambahan poin tersebut membuat Pelita Jaya kembali unggul 15 angka dan mempertahankan jarak hingga peluit panjang di bunyikan.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 74-61 untuk kemenangan Pelita Jaya Jakarta.
Moten dan Buford Jadi Kunci Kemenangan
Keberhasilan Pelita Jaya tidak lepas dari penampilan impresif para pemain utamanya. Darious Moten tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan koleksi 22 poin serta akurasi tembakan mencapai 57 persen.
Perrin Buford juga menunjukkan performa luar biasa setelah membukukan triple-double dengan torehan 17 poin, 11 rebound, dan 10 assist. Kontribusinya sangat penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim di sektor serangan maupun pertahanan.
Sementara itu, Jeff Withey mencatatkan double-double melalui raihan 11 poin dan 11 rebound. Andakara Prastawa turut memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak 13 poin serta tampil efektif dalam melepaskan tembakan dari berbagai posisi.
Di kubu Bogor Hornbills, Stephaun Branch menjadi pemain paling produktif dengan sumbangan 23 poin. Namun performa Travin Thibodeaux jauh dari harapan. Pemain asing tersebut hanya mampu menghasilkan 12 poin dengan persentase tembakan sekitar 33 persen sebelum akhirnya harus mengakhiri pertandingan lebih cepat akibat foul out.
Dengan keunggulan 2-1 dalam seri final, Pelita Jaya kini hanya membutuhkan satu kemenangan tambahan untuk memastikan diri sebagai kampiun IBL 2026. Sebaliknya, Bogor Hornbills wajib memenangi laga berikutnya apabila ingin menjaga peluang membawa persaingan berlanjut hingga pertandingan penentuan.