Harry Kane – kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia lewat penampilan impresif bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Kapten The Three Lions tidak hanya membawa timnya melangkah ke babak perempat final. Tetapi juga mendapat perhatian dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang secara terbuka memberikan pujian atas performanya.

Ketajaman Kane sepanjang turnamen menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Inggris menjaga asa meraih gelar juara dunia. Selain produktif dalam mencetak gol, striker Bayern Munich itu juga terus menunjukkan kualitas sebagai pemimpin di lini depan dengan kontribusi dalam membangun serangan.

Harry Kane Antar Inggris ke Perempat Final

Timnas Inggris memastikan tiket menuju babak delapan besar setelah mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026) pagi WIB.

Dalam laga tersebut, Harry Kane kembali menjadi sosok penting bagi skuad asuhan Inggris. Penyerang berusia 32 tahun itu mencatatkan satu gol melalui eksekusi penalti yang sukses menaklukkan penjaga gawang lawan.

Tak hanya mencetak gol, Kane juga berperan besar dalam proses terciptanya gol kedua Inggris. Umpan yang ia lepaskan berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Jude Bellingham untuk memperbesar keunggulan timnya.

Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa Kane bukan sekadar finisher, tetapi juga mampu menjadi kreator serangan ketika tim membutuhkan.

Produktivitas Kane Masuk Persaingan Sepatu Emas

Tambahan satu gol ke gawang Meksiko membuat koleksi gol Harry Kane di Piala Dunia 2026 bertambah menjadi enam.

Catatan tersebut menempatkannya di jajaran kandidat kuat peraih penghargaan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak turnamen. Saat ini Kane hanya terpaut satu gol dari beberapa pesaing utamanya yang telah mengoleksi tujuh gol.

Persaingan memperebutkan gelar top skor pun semakin menarik dengan hadirnya sejumlah nama besar dunia seperti Erling Haaland, Kylian Mbappe, dan Lionel Messi yang juga tampil produktif sepanjang kompetisi berlangsung.

Dengan Inggris yang masih bertahan di turnamen, Kane memiliki peluang besar untuk menambah koleksi golnya pada pertandingan berikutnya.

Harry Kane merayakan gol bersama Timnas Inggris saat menghadapi Meksiko di Piala Dunia 2026.

Harry Kane

Donald Trump Beri Pujian Lewat Media Sosial

Penampilan Harry Kane ternyata tidak hanya mendapat apresiasi dari penggemar sepak bola. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turut memberikan komentar mengenai aksi sang penyerang melalui akun media sosial Truth Social.

Dalam unggahannya, Trump menyebut Kane sebagai pemain hebat setelah melihat kontribusinya membawa Inggris meraih kemenangan penting.

Pujian tersebut menjadi sorotan karena jarang seorang kepala negara memberikan apresiasi secara langsung kepada pemain sepak bola dari negara lain selama turnamen berlangsung.

Unggahan Trump pun segera menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan di media sosial setelah Inggris memastikan langkah ke babak berikutnya.

Trump Ikut Memantau Jalannya Piala Dunia 2026

Komentar Trump terhadap Harry Kane bukan menjadi satu-satunya perhatian yang ia berikan selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, Trump juga di ketahui mengikuti perkembangan Timnas Amerika Serikat, termasuk memberikan perhatian terhadap kasus kartu merah yang diterima Folarin Balogun.

Beredar laporan bahwa Trump sempat berkomunikasi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meminta peninjauan ulang terhadap hukuman yang dijatuhkan kepada Balogun. Setelah melalui proses evaluasi, sanksi tersebut akhirnya di tangguhkan sehingga sang pemain kembali tersedia untuk memperkuat Amerika Serikat.

Keterlibatan itu menunjukkan besarnya perhatian Trump terhadap jalannya Piala Dunia yang di gelar di kawasan Amerika Utara. Sekaligus menambah warna dalam perjalanan turnamen edisi 2026.

Dengan performa yang terus konsisten, Harry Kane kini menjadi salah satu pemain yang paling di sorot di Piala Dunia 2026. Selain membawa Inggris melangkah ke perempat final, kontribusinya di atas lapangan juga mendapat pengakuan dari berbagai pihak, termasuk Presiden Amerika Serikat. Jika mampu mempertahankan performanya, Kane berpeluang besar membawa Inggris melangkah lebih jauh. Sekaligus memperbesar peluang meraih penghargaan individu sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.