Inter Milan – Bursa transfer musim panas 2026 kembali menghadirkan berbagai spekulasi menarik terkait perpindahan pemain. Salah satu nama yang kini ramai diperbincangkan adalah Djed Spence, bek sayap Timnas Inggris yang disebut menjadi target serius Inter Milan. Klub asal Kota Milan tersebut dikabarkan tengah menyusun langkah awal untuk merekrut sang pemain sebagai bagian dari rencana memperkuat lini pertahanan menjelang musim kompetisi baru.

Penampilan Spence bersama Timnas Inggris di ajang Piala Dunia 2026 menjadi salah satu faktor yang membuat nilainya semakin meningkat. Meski tidak selalu tampil sempurna, kontribusinya sepanjang turnamen dinilai cukup konsisten hingga menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa. Inter Milan pun di sebut menjadi tim yang paling serius untuk mengamankan jasanya.

Djed Spence Tampil Konsisten Bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Djed Spence menjadi salah satu pemain yang mendapatkan kepercayaan penuh dari Timnas Inggris selama gelaran Piala Dunia 2026. Bek berusia 25 tahun itu tampil dalam delapan pertandingan dan beberapa kali di percaya mengisi posisi bek sayap, baik di sektor kanan maupun kiri.

Kemampuan bermain di dua sisi lapangan menjadi salah satu keunggulan utama Spence. Fleksibilitas tersebut membuatnya mampu beradaptasi dengan berbagai strategi yang di terapkan tim pelatih sepanjang turnamen.

Dua pertandingan penting turut menjadi bagian dari perjalanan Spence di Piala Dunia, yakni saat Inggris menghadapi Argentina pada babak semifinal dan ketika melawan Prancis dalam perebutan posisi ketiga.

Pada laga semifinal, Spence sempat mendapat sorotan setelah kesulitan menghentikan pergerakan Lionel Messi. Aksi kapten Argentina tersebut kemudian berujung pada terciptanya gol pembuka yang di cetak Enzo Fernandez. Meski demikian, performa tersebut tidak menghapus kontribusi Spence selama turnamen karena ia tetap menjadi pilihan utama di lini belakang Inggris.

Bek kelahiran London itu kembali di percaya tampil penuh ketika Inggris berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 6-4 pada pertandingan perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026). Pertandingan tersebut sekaligus menutup perjalanan Inggris di turnamen dengan hasil positif.

Inter Milan Siapkan Langkah Awal untuk Mendatangkan Spence

Usai berakhirnya Piala Dunia 2026, perhatian Inter Milan langsung tertuju kepada Djed Spence. Klub berjuluk Nerazzurri itu di kabarkan sedang mempersiapkan proposal awal untuk membuka negosiasi dengan klub pemilik sang pemain.

Kebutuhan Inter terhadap bek sayap baru muncul setelah adanya perubahan komposisi skuad, terutama menyusul kepergian Denzel Dumfries. Kehilangan pemain berpengalaman di sektor kanan membuat manajemen mencari sosok yang mampu mengisi peran tersebut dalam jangka panjang.

Laporan media Italia menyebutkan bahwa Spence menjadi salah satu kandidat utama karena di nilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan Inter. Selain memiliki kecepatan, ia juga di kenal aktif membantu serangan sekaligus disiplin dalam menjalankan tugas bertahan.

Inter di sebut akan memulai komunikasi dengan pihak Tottenham Hotspur melalui perwakilan pemain guna mengetahui peluang transfer tersebut. Tahap awal ini menjadi bagian dari proses penjajakan sebelum negosiasi resmi dilakukan.

Djed Spence menjadi target transfer Inter Milan usai memperkuat Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.

Casemiro mendapatkan tarikan dari Mathys Tel dan Djed Spence dalam laga pekan ke-25 Liga Inggris 2024-2025 antara Tottenham vs Man United di Tottenham Hotspur Stadium, 16 Februari 2025.

Menjadi Target Ketiga Inter Milan pada Bursa Transfer

Dalam daftar pemain incaran Inter Milan musim panas ini, nama Djed Spence di sebut muncul setelah dua target sebelumnya gagal di dapatkan.

Klub asal Italia tersebut sebelumnya berusaha merekrut Marco Palestra, namun pemain tersebut lebih memilih bergabung dengan Chelsea. Sementara itu, upaya mendatangkan Anan Khalaili juga tidak membuahkan hasil setelah proses transfer terhenti akibat gagal melewati pemeriksaan medis.

Situasi tersebut membuat Inter mengalihkan fokus kepada Spence yang di nilai memiliki kualitas serta pengalaman bermain di level tertinggi. Selain tampil reguler di kompetisi domestik, pengalaman membela Inggris di Piala Dunia menjadi nilai tambah yang memperkuat daya tariknya.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Spence tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan karier di Serie A. Ketertarikan tersebut di yakini muncul karena ia pernah merasakan atmosfer kompetisi Italia saat menjalani masa peminjaman pada 2024.

Peluang Kembali Merumput di Kompetisi Serie A

Apabila proses transfer berhasil di selesaikan, maka Djed Spence akan kembali bermain di Liga Italia setelah sebelumnya memperkuat Genoa sebagai pemain pinjaman.

Saat berseragam Genoa pada 2024, Spence mencatatkan 16 penampilan di kompetisi Serie A. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mengenai karakter permainan sepak bola Italia yang di kenal mengutamakan organisasi pertahanan dan disiplin taktik.

Pengalaman itu di nilai dapat membantu proses adaptasi apabila ia benar-benar bergabung dengan Inter Milan. Selain telah mengenal atmosfer kompetisi, Spence juga tidak perlu memulai semuanya dari awal.

Di level klub, pemain bertahan tersebut tercatat tampil sebanyak 33 pertandingan Liga Inggris bersama Tottenham Hotspur pada musim terakhir. Meski belum mencetak gol, kontribusinya lebih terlihat melalui kemampuan bertahan, kecepatan saat melakukan transisi, serta dukungan terhadap serangan dari sisi lapangan.

Nilai transfer Spence juga di perkirakan mengalami peningkatan setelah tampil di Piala Dunia 2026. Tottenham Hotspur di sebut memasang banderol sekitar 35 juta euro atau setara kurang lebih Rp720 miliar. Namun, angka tersebut berpotensi meningkat mengingat performa sang pemain bersama Timnas Inggris membuat minat klub-klub Eropa semakin besar.

Kesimpulan

Djed Spence menjadi salah satu bek yang menarik perhatian pada bursa transfer musim panas 2026 setelah tampil cukup konsisten bersama Timnas Inggris di Piala Dunia. Inter Milan melihat pemain berusia 25 tahun tersebut sebagai kandidat ideal untuk memperkuat sektor bek sayap sekaligus mengisi kekosongan yang di tinggalkan Denzel Dumfries.

Dengan pengalaman bermain di Liga Inggris, pernah merasakan atmosfer Serie A bersama Genoa, serta kemampuan bermain di dua sisi pertahanan. Spence di nilai memiliki modal yang kuat untuk beradaptasi apabila transfer ke Inter Milan benar-benar terwujud. Kini, kelanjutan negosiasi antara kedua klub akan menjadi penentu apakah bek Inggris tersebut akan kembali merumput di kompetisi kasta tertinggi Italia.