Naven Padel Series 2026 – resmi memulai rangkaian turnamen padel di Indonesia pada 14 Agustus 2026. Kompetisi tersebut menyambangi empat kota dengan Jakarta sebagai lokasi pembuka. Setelah itu, turnamen berlanjut ke Yogyakarta, Bandung, dan berakhir di Bali pada September mendatang.
Ajang ini hadir di tengah meningkatnya popularitas olahraga padel di berbagai kota Indonesia. Penyelenggara membuka kesempatan bagi pemain dari beragam tingkat kemampuan untuk merasakan atmosfer kompetisi sekaligus memperluas komunitas padel.
Besarnya minat peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mengikuti seluruh rangkaian kompetisi. Penyelenggara mencatat sekitar 1.024 pasangan atau kurang lebih 2.048 pemain akan ambil bagian di empat kota.
Jakarta Buka Rangkaian Naven Padel Series 2026
Jakarta mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pertama Naven Padel Series 2026. Pertandingan berlangsung pada 14-16 Agustus 2026 di Milo’s Padel, Kemang, Jakarta Selatan.
Founder NAVEN, Taufik Andre Kusumo, mengungkapkan tingginya antusiasme pemain terhadap turnamen tersebut. Khusus seri Jakarta, jumlah peserta tercatat sekitar 220 orang.
Besarnya jumlah peserta secara keseluruhan menunjukkan perkembangan komunitas padel di Indonesia. Olahraga raket tersebut semakin mendapat perhatian, khususnya di sejumlah kota besar.
Penyelenggara juga merancang seri Jakarta dengan sejumlah agenda. Pada hari pertama, 14 Agustus, kegiatan dimulai melalui VIP Networking Breakfast. Setelah itu, acara berlanjut dengan upacara pembukaan dan first serve.
Pertandingan Mixed Doubles dan Men’s Doubles kemudian menjadi bagian dari agenda kompetisi. Penyelenggara juga menggelar awarding ceremony untuk BUMN Tournament pada hari yang sama.
Memasuki 15 Agustus, turnamen berfokus pada sejumlah pertandingan kategori putra. Sementara itu, hari terakhir pada 16 Agustus menjadi championship day.
Pada hari penentuan tersebut, peserta akan menjalani semifinal hingga pertandingan perebutan posisi ketiga. Partai final dari seluruh kategori juga berlangsung sebelum rangkaian seri Jakarta berakhir melalui pemberian penghargaan dan closing ceremony.
Yogyakarta, Bandung, dan Bali Jadi Tuan Rumah Berikutnya
Setelah menyelesaikan pertandingan di Jakarta, Naven Padel Series 2026 akan bergerak menuju Yogyakarta. Kota tersebut menjadi tuan rumah kedua pada 28-30 Agustus 2026 dengan Wii Social Hub sebagai lokasi pertandingan.
Bandung kemudian mendapat giliran menggelar kompetisi pada 11-13 September 2026. Para peserta akan bersaing di KAYA Padel untuk memperebutkan posisi terbaik.
Selanjutnya, Bali menjadi destinasi terakhir dalam rangkaian empat kota. Seri Bali dijadwalkan berlangsung pada 25-27 September 2026 di Jungle Padel Sanur.
Pemilihan empat kota tersebut bukan tanpa alasan. Penyelenggara melihat Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Bali sebagai wilayah dengan perkembangan padel yang cukup pesat.
Selain itu, penyelenggara ingin memperkenalkan konsep turnamen ini terlebih dahulu di kota-kota besar. Strategi tersebut menjadi langkah awal sebelum kompetisi menjangkau wilayah lain di Indonesia.

Pembukaan Padel Series 2026 di Kemang
Turnamen Direncanakan Menjadi Agenda Tahunan
Naven Padel Series tidak hanya dirancang sebagai kompetisi untuk 2026. Penyelenggara berencana menjadikannya sebagai agenda rutin setiap tahun.
Pada penyelenggaraan berikutnya, cakupan kota berpeluang bertambah. Dengan demikian, pemain dari wilayah lain bisa mendapatkan kesempatan lebih luas untuk mengikuti kompetisi.
Taufik menjelaskan bahwa penyelenggara ingin melakukan penetrasi terlebih dahulu di sejumlah kota utama. Setelah mendapatkan fondasi yang kuat, turnamen berpeluang hadir di kota-kota sekunder.
Strategi tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi komunitas padel daerah untuk berkembang. Jika jumlah lapangan dan pemain terus bertambah, kompetisi serupa dapat menjadi wadah bagi pemain untuk meningkatkan pengalaman bertanding.
Para Juara Akan Bertemu di Grand Final
Rangkaian Naven Padel Series 2026 tidak berhenti setelah seri Bali selesai. Penyelenggara telah menyiapkan rencana Grand Final yang mempertemukan para juara dari setiap kota.
Juara pertama dari Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Bali nantinya akan kembali bersaing untuk menentukan pemenang terbaik dari seluruh rangkaian turnamen.
Namun, penyelenggara belum menentukan jadwal dan lokasi Grand Final. Jakarta dan Bali menjadi dua opsi yang dipertimbangkan untuk menjadi tuan rumah pertandingan tersebut.
Keberadaan Grand Final memberikan tantangan tambahan kepada setiap peserta. Mereka tidak hanya bersaing menjadi yang terbaik di masing-masing kota, tetapi juga berkesempatan menghadapi juara dari seri lainnya.
Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 2.048 orang, Naven Padel Series 2026 menjadi salah satu ajang yang memperlihatkan besarnya antusiasme terhadap padel di Indonesia. Rangkaian empat kota tersebut juga di harapkan dapat memperluas ekosistem kompetisi sekaligus mempertemukan pemain dari berbagai komunitas.
Jika rencana penyelenggaraan tahunan dan ekspansi ke kota lain berjalan, Naven Padel Series berpotensi menjadi salah satu kompetisi yang turut mendorong perkembangan padel di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.