Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB Orado) periode 2026–2030 – resmi menjalankan perannya sebagai organisasi yang menaungi pembinaan olahraga domino di Indonesia. Kepengurusan PB Orado telah dilantik oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat setelah organisasi tersebut sebelumnya diterima sebagai anggota.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman memimpin prosesi pelantikan di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Kamis (20/8/2026). Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam upaya membangun sistem pembinaan domino yang lebih terstruktur di Tanah Air.

Pelantikan juga memperkuat posisi PB Orado dalam mengembangkan domino sebagai olahraga yang memiliki jalur pembinaan dari daerah sampai tingkat nasional. Organisasi tersebut kini membawa tanggung jawab untuk membangun kompetisi, meningkatkan kualitas atlet, serta memperkuat perangkat pertandingan.

Ketua Umum PB Orado Yooky Tjahrial menyampaikan bahwa pengesahan kepengurusan memberikan kejelasan mengenai organisasi resmi yang menaungi olahraga domino di Indonesia.

Menurut Yooky, PB Orado telah memperoleh status sebagai anggota KONI Pusat. Setelah kepengurusannya dilantik, organisasi tersebut akan menjalankan program pengembangan domino secara lebih terarah.

PB Orado Perkuat Pembinaan Domino dari Daerah

Salah satu agenda utama PB Orado periode 2026–2030 adalah memperkuat pembinaan secara berjenjang. Pengembangan olahraga domino akan dilakukan mulai tingkat kabupaten dan kota, kemudian berlanjut ke provinsi hingga nasional.

Jaringan organisasi yang sudah terbentuk menjadi modal untuk menjalankan rencana tersebut. PB Orado menyebut organisasinya telah hadir di seluruh 38 provinsi Indonesia.

Selain itu, struktur organisasi juga telah menjangkau 309 kabupaten dan kota. Jaringan tersebut diharapkan membantu PB Orado mencari sekaligus membina atlet potensial dari berbagai daerah.

Dengan pembinaan yang terstruktur, atlet tidak hanya mengandalkan turnamen tertentu untuk mengembangkan kemampuan. Mereka nantinya dapat mengikuti proses pembinaan dan kompetisi yang memiliki jenjang lebih jelas.

PB Orado juga menempatkan peningkatan kualitas wasit sebagai bagian dari program prioritas. Keberadaan perangkat pertandingan yang memiliki kompetensi di nilai penting untuk mendukung kompetisi profesional dan menjaga kualitas pertandingan.

Liga Domino dan Pembentukan Klub Masuk Program Prioritas

PB Orado tidak hanya berfokus pada pengembangan struktur organisasi. Sejumlah program kompetisi juga telah di siapkan untuk memperkuat ekosistem olahraga domino.

Salah satu rencana yang menjadi perhatian adalah pembentukan liga domino. Kompetisi berformat liga tersebut nantinya di harapkan mendorong lahirnya berbagai klub di seluruh Indonesia.

Keberadaan klub memiliki peran penting karena pembinaan atlet dapat berjalan secara lebih rutin. Klub juga bisa menjadi tempat bagi pemain untuk meningkatkan kemampuan sebelum bersaing pada kompetisi dengan level lebih tinggi.

Selain liga, PB Orado berencana mengembangkan turnamen dengan penyelenggaraan yang lebih profesional. Sistem kompetisi yang jelas di harapkan dapat memberikan kesempatan bertanding secara konsisten kepada para atlet.

Melalui skema tersebut, perjalanan seorang atlet dapat di bangun mulai dari klub dan kompetisi daerah hingga mencapai level nasional.

Pelantikan pengurus PB Orado periode 2026–2030 oleh KONI Pusat di Jakarta

Pelantikan PB Orado periode 2026-2030 oleh KONI Pusat

Teknologi Jadi Bagian Pengembangan Industri Olahraga Domino

Pengembangan domino juga di arahkan menuju konsep industri olahraga. PB Orado ingin olahraga tersebut tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memiliki unsur hiburan serta membuka peluang ekonomi.

Teknologi menjadi salah satu komponen yang akan di manfaatkan untuk mencapai tujuan tersebut. PB Orado berencana membuat penyajian pertandingan lebih menarik sehingga masyarakat dapat menikmati kompetisi domino sebagai tontonan olahraga.

Pengembangan ekosistem juga mencakup pembentukan klub, penyelenggaraan turnamen dan liga, hingga pengembangan merchandise. Selain itu, organisasi membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas industri yang berkaitan dengan olahraga domino.

Meski membawa konsep industri olahraga, PB Orado tetap menempatkan atlet sebagai bagian utama. Pembinaan pemain akan menjadi fondasi dalam menjalankan berbagai program organisasi.

Langkah tersebut di harapkan dapat menciptakan keseimbangan antara prestasi atlet, penyelenggaraan kompetisi, hiburan, serta potensi ekonomi yang muncul dari perkembangan olahraga domino.

PB Orado Bidik Ekshibisi PON 2028

PB Orado juga mempunyai target membawa domino ke panggung olahraga nasional yang lebih besar. Salah satu sasaran terdekat adalah mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 sebagai cabang olahraga ekshibisi.

Keikutsertaan dalam ekshibisi tersebut akan menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kesiapan organisasi dalam menyelenggarakan pertandingan secara profesional. PB Orado ingin menunjukkan bahwa domino memiliki sistem kompetisi dan pembinaan yang dapat di kembangkan secara berkelanjutan.

Target organisasi tidak berhenti pada PON 2028. PB Orado berharap keberhasilan penyelenggaraan ekshibisi dapat membuka peluang bagi domino untuk mendapatkan tempat pada penyelenggaraan PON berikutnya pada 2032.

Untuk menuju sasaran tersebut, sejumlah pekerjaan harus dilakukan selama periode kepengurusan 2026–2030. Pembinaan atlet, pengembangan klub, peningkatan kemampuan wasit, serta pembangunan liga menjadi bagian penting dari persiapan.

Pelantikan oleh KONI Pusat akhirnya menjadi awal bagi PB Orado untuk menjalankan agenda tersebut secara terstruktur. Dengan jaringan yang telah menjangkau seluruh provinsi dan ratusan kabupaten serta kota, organisasi itu kini menghadapi tantangan untuk mengubah fondasi kelembagaan menjadi prestasi dan kompetisi yang berkelanjutan.

Apabila program yang di rancang dapat berjalan konsisten, olahraga domino memiliki peluang memperluas ekosistemnya di Indonesia. Kehadiran liga, klub, kompetisi profesional, serta target tampil dalam ekshibisi PON 2028 menjadi sejumlah langkah yang akan menentukan perkembangan olahraga tersebut dalam beberapa tahun mendatang.