Investasi Klub Lionel Messi mulai menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang sang megabintang di dunia sepak bola. Ketika sebagian pemain memilih kursi pelatih setelah masa bermain berakhir, Messi justru mengambil jalur berbeda. Ia mulai menempatkan modal pada klub-klub Spanyol dan membuka peluang menjalani peran sebagai pemilik.
Perubahan tersebut terlihat dari langkah yang ia lakukan sepanjang 2026. Pada April, Messi lebih dahulu masuk ke Cornella, klub asal Catalonia yang berkompetisi di tingkat kelima sepak bola Spanyol. Beberapa bulan setelah langkah itu, ia kembali membidik kepemilikan klub lain.
Kali ini, Messi mengarahkan perhatiannya kepada CD Eldense. Klub asal Alicante tersebut bermain di Segunda Division. Rencana transaksi itu berpotensi memberi Messi kendali yang jauh lebih besar karena ia mengincar kepemilikan mayoritas.
Dengan demikian, aktivitas Messi di sepak bola perlahan berkembang. Ia tidak hanya menjalankan peran sebagai pemain, tetapi juga mulai membangun pijakan untuk tetap terlibat dalam olahraga tersebut dari sisi kepemilikan.
Eldense Berpotensi Jadi Klub Kedua Messi
Cornella membuka perjalanan Messi sebagai investor klub pada April 2026. Namun, rencana terhadap Eldense menunjukkan skala yang berbeda.
Messi berencana mengambil alih saham yang berada dalam kepemilikan Grupo TH Soluciones. Pihak Eldense telah membenarkan adanya kesepahaman awal mengenai transaksi tersebut.
Apabila seluruh tahapan transaksi selesai, Messi akan menguasai porsi saham terbesar di klub. Status itu tentunya memberi posisi yang berbeda dibandingkan sekadar menjadi investor minoritas.
Meski kedua pihak sudah menemukan titik temu pada tahap awal, proses pengambilalihan belum berakhir. Mereka masih harus menuntaskan berbagai persyaratan sebelum mengesahkan perpindahan kepemilikan.
Tahapan selanjutnya mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap transaksi, penyelesaian dokumen kontrak dan hukum, serta pemenuhan ketentuan dari otoritas olahraga Spanyol. Dewan Olahraga Nasional Spanyol atau CSD juga harus memberikan persetujuan yang diperlukan.
Karena itu, Messi masih harus melewati sejumlah proses sebelum resmi memegang kendali mayoritas atas Eldense.
Masa Bermain Messi Memasuki Fase Baru
Aktivitas investasi tersebut berlangsung ketika perjalanan Messi sebagai pemain mulai berubah. Selepas Piala Dunia 2026, ia mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Argentina setelah negaranya gagal mempertahankan gelar juara dunia.
Keputusan tersebut mengurangi tanggung jawab Messi di level internasional. Pada saat bersamaan, ia mempunyai kesempatan lebih luas untuk menyusun rencana mengenai aktivitasnya setelah gantung sepatu.
Messi ternyata tidak langsung mengarahkan perhatian kepada profesi pelatih. Langkah yang ia ambil sejauh ini justru memperlihatkan ketertarikannya pada kepemilikan dan pengelolaan aset sepak bola.
Dua investasi di Spanyol memperkuat gambaran tersebut. Pertama, ia masuk ke Cornella. Berikutnya, ia bergerak menuju Eldense dengan peluang mendapatkan saham mayoritas.
Apabila transaksi kedua selesai, Messi akan mempunyai kepentingan kepemilikan pada klub yang berada di dua level berbeda dalam piramida kompetisi sepak bola Spanyol.

Lionel Messi, merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan antara Inter Miami CF dan Toronto FC di Nu Stadium, Miami, Florida, pada 22 Agustus 2026.
Kondisi Eldense Jadi Tantangan Tersendiri
Messi mengincar Eldense ketika klub tersebut belum mendapatkan awal musim yang memuaskan. Dari empat pertandingan pertama, tim asal Alicante itu baru mengoleksi dua poin.
Perolehan tersebut menempatkan Eldense di urutan ke-20 Segunda Division. Situasi di dalam tim juga mengalami perubahan karena klub berpisah dengan Claudio Barragan pada awal pekan.
Kondisi itu membuat kemungkinan masuknya pemilik baru menjadi perkembangan penting bagi Eldense. Terlebih, Messi berpeluang datang bukan sebagai pemegang saham kecil, melainkan sebagai pemilik porsi terbesar.
Namun, penyelesaian transaksi tetap menjadi tahapan utama. Semua persyaratan harus tuntas sebelum perubahan struktur kepemilikan benar-benar berlaku.
Cristiano Ronaldo Juga Memilih Investasi di Spanyol
Messi bukan satu-satunya bintang besar yang mulai menempatkan investasi pada klub sepak bola Spanyol. Cristiano Ronaldo mengambil jalur serupa beberapa bulan sebelumnya.
Pada Februari 2026, Ronaldo memperoleh 25 persen kepemilikan Almeria. Meski sama-sama berinvestasi pada klub Spanyol, skala rencana Messi di Eldense berbeda karena transaksi tersebut dapat memberinya saham mayoritas.
Dengan kata lain, kedua pemain tersebut mulai memiliki kesamaan baru di luar lapangan. Setelah bertahun-tahun membangun nama melalui pertandingan, Messi dan Ronaldo kini sama-sama memasuki sisi bisnis sepak bola.
Namun, Messi sudah memperluas investasinya ke lebih dari satu klub. Cornella menjadi aset pertamanya, sedangkan Eldense berpeluang menyusul setelah seluruh persyaratan transaksi selesai.
Cornella Jadi Awal Langkah Messi
Keterlibatan Messi dengan Cornella juga mempunyai tujuan tersendiri bagi klub tersebut. Cornella saat ini menjalani kompetisi pada tingkat kelima di Spanyol.
Klub berharap keberadaan Messi dapat membantu mempererat hubungan dengan Barcelona. Selain itu, Cornella ingin terus mendorong pembinaan olahraga serta perkembangan talenta lokal di wilayah Catalonia.
Dari sinilah pola perjalanan baru Messi mulai terlihat. Ia memilih tetap dekat dengan lingkungan yang telah menjadi bagian terbesar hidupnya, tetapi melalui posisi yang berbeda.
Selama menjadi pemain, Messi membangun reputasi melalui gol, assist, trofi, dan penampilannya di lapangan. Kini, ia mulai membuka pintu menuju aktivitas yang dapat terus berjalan setelah karier bermainnya berakhir.
Dari Pemain Menuju Pemilik Klub
Rencana membeli mayoritas saham Eldense memberi gambaran mengenai arah yang sedang dibangun Messi. Ia tidak menunggu sampai benar-benar pensiun untuk memulai kehidupan baru di sepak bola.
Sebaliknya, Messi mulai membangun fondasinya ketika masih berstatus pemain profesional.
Cornella menjadi langkah pertama, sementara Eldense dapat memperluas portofolio tersebut. Perbedaan level kompetisi kedua klub juga membuat investasi Messi tidak hanya terpusat pada satu segmen sepak bola Spanyol.
Untuk saat ini, proses terhadap Eldense belum mencapai garis akhir. Messi dan pihak terkait masih harus menyelesaikan ketentuan hukum, kontrak, pemeriksaan transaksi, serta mendapatkan otorisasi yang diperlukan.
Jika seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai rencana, investasi klub Lionel Messi akan memasuki fase baru. Sang megabintang tidak lagi hanya memiliki satu klub dalam portofolionya, tetapi mulai membangun jejak sebagai pemilik klub sepak bola di Spanyol.