Timnas U17 Indonesia – Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan perkembangan terbaru skuad Timnas U17 Indonesia menjelang ajang Piala Asia U17 2026 yang akan berlangsung di Arab Saudi pada 5–22 Mei 2026. Salah satu isu utama yang mencuat adalah kondisi cedera yang di alami pemain andalan, Mochamad Mierza Firjatullah, yang berpotensi absen dalam turnamen penting tersebut.
Cedera Hamstring Mengancam Partisipasi Mierza
Dalam sesi latihan terbaru di Jakarta, Mierza terlihat tidak bergabung dengan rekan-rekannya secara penuh. Ia menjalani latihan terpisah akibat cedera hamstring yang didapat setelah tampil di Piala AFF U17 2026. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi tim pelatih.
Lebih lanjut, Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama tim medis sebelum mengambil keputusan final. Oleh karena itu, kemungkinan besar Mierza tidak akan di bawa ke Arab Saudi apabila kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk bertanding secara optimal.
Selain itu, pelatih juga menegaskan bahwa kesehatan jangka panjang pemain menjadi prioritas utama. Mengingat usia Mierza yang masih sangat muda, langkah hati-hati di nilai lebih bijak di bandingkan memaksakan pemain tampil dalam kondisi belum pulih sepenuhnya.
Seleksi Ketat Menuju Daftar 23 Pemain
Di sisi lain, persiapan skuad Garuda Asia terus berjalan. Saat ini, tim masih di huni oleh 26 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Jakarta. Namun demikian, hanya 23 pemain yang di perbolehkan untuk didaftarkan dalam turnamen resmi.
Sebagai konsekuensinya, enam pemain akan di pulangkan dalam proses seleksi akhir. Kurniawan menyatakan bahwa keputusan final akan di ambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi fisik, performa latihan, serta kebutuhan taktis tim.
Dengan berkurangnya jumlah pemain, komposisi sementara akan menyisakan 20 pemain inti. Selanjutnya, tiga slot tambahan akan di isi oleh pemain yang di jadwalkan bergabung dalam waktu dekat.

Pelatih Timnas U17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto
Tambahan Amunisi dari Luar Negeri
Untuk melengkapi kekuatan tim, tiga pemain diaspora akan segera bergabung, yakni Mathew Baker, Noah Leo Duvert, dan Mike Rajasa Hoppenbrouwers. Kehadiran mereka di harapkan mampu memberikan variasi serta meningkatkan kualitas permainan tim.
Mathew Baker di jadwalkan tiba lebih awal di Jakarta dan akan langsung berangkat bersama tim. Sementara itu, Noah Leo Duvert dan Mike Rajasa Hoppenbrouwers akan menyusul langsung ke Arab Saudi beberapa hari setelah keberangkatan tim utama.
Dengan demikian, komposisi akhir skuad di harapkan sudah lengkap sebelum turnamen di mulai, sehingga pelatih memiliki waktu cukup untuk mematangkan strategi.
Fokus Adaptasi dan Persiapan di Arab Saudi
Menjelang turnamen, Timnas U17 Indonesia juga mengambil langkah strategis dengan berangkat lebih awal ke Arab Saudi. Keputusan ini bertujuan untuk membantu para pemain beradaptasi dengan kondisi cuaca dan lingkungan setempat.
Selain itu, adaptasi dini juga di anggap penting untuk menjaga kondisi fisik pemain tetap optimal. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang di lokasi pertandingan, di harapkan tim dapat tampil maksimal sejak laga pertama.
Namun demikian, tantangan tetap ada, terutama terkait kondisi pemain yang belum sepenuhnya fit. Oleh karena itu, tim pelatih di tuntut untuk cermat dalam menentukan komposisi terbaik.
Prioritas Masa Depan Pemain Muda
Pada akhirnya, keputusan terkait Mierza menjadi refleksi dari pendekatan jangka panjang yang di ambil tim pelatih. Alih-alih mengambil risiko, Kurniawan lebih memilih menjaga masa depan pemain tersebut.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengembangan pemain muda tidak hanya berfokus pada hasil jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan karier mereka. Dengan demikian, meskipun kehilangan pemain kunci bisa menjadi kerugian, keputusan tersebut dinilai sebagai langkah yang bijak.
Secara keseluruhan, Timnas U17 Indonesia tetap optimistis menghadapi Piala Asia U17 2026. Dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora, serta persiapan matang, skuad Garuda Asia di harapkan mampu memberikan performa terbaik di panggung Asia.