Anthony Gordon – kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh bagi Timnas Inggris sepanjang Piala Dunia 2026. Winger berusia 25 tahun tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor saat Inggris menghadapi Argentina pada babak semifinal yang berlangsung Kamis (16/7/2026) WIB. Gol yang di ciptakannya bukan hanya membawa Three Lions unggul sementara, tetapi juga mempertegas peningkatan performanya bersama tim nasional dalam beberapa pertandingan terakhir.
Penampilan Gordon pada turnamen kali ini menjadi bukti perkembangan pesat yang ia tunjukkan. Jika pada awal karier internasionalnya ia belum banyak memberikan kontribusi dalam bentuk gol maupun assist. Kini perannya justru semakin vital dalam skema permainan Inggris. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhir yang semakin matang membuatnya menjadi salah satu pemain yang sulit di hentikan lawan.
Anthony Gordon Membuka Keunggulan Inggris atas Argentina
Gol Anthony Gordon tercipta tidak lama setelah babak kedua di mulai. Momen tersebut berawal dari skema serangan balik cepat yang di bangun Timnas Inggris setelah berhasil merebut penguasaan bola.
Morgan Rogers menjadi sosok yang memulai serangan dengan membawa bola dari sisi kanan lapangan. Sebelum mengirimkan umpan terukur ke area pertahanan Argentina. Gordon yang melakukan pergerakan cerdas dari sisi kiri berhasil lolos dari penjagaan bek lawan.
Tanpa membuang kesempatan, pemain berusia 25 tahun itu langsung menyambut umpan di depan gawang dan melepaskan penyelesaian akhir yang sukses memperdaya kiper Argentina, Emiliano Martinez. Gol tersebut membawa Inggris unggul 1-0 hingga pertandingan memasuki menit ke-78.
Kontribusi tersebut kembali menunjukkan kemampuan Gordon dalam membaca ruang dan memanfaatkan peluang di momen-momen penting pertandingan.
Produktivitas Anthony Gordon Terus Meningkat
Performa Anthony Gordon bersama Timnas Inggris mengalami peningkatan yang cukup signifikan sepanjang beberapa bulan terakhir. Dalam tujuh pertandingan terakhir bersama Three Lions, ia berhasil mencatatkan keterlibatan langsung dalam enam gol.
Catatan tersebut terdiri atas dua gol dan empat assist, sebuah pencapaian yang menunjukkan perannya tidak hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga kreator serangan.
Perkembangan itu menjadi kontras jika di bandingkan dengan awal perjalanan internasionalnya. Pada 18 penampilan pertama bersama Timnas Inggris, Gordon hanya mampu berkontribusi dalam dua gol. Kini, efektivitasnya di lini depan meningkat drastis dan membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling di andalkan pelatih dalam membangun serangan.
Kepercayaan diri yang terus bertambah juga terlihat dari cara Gordon mengambil keputusan di lapangan. Ia lebih berani melakukan penetrasi, mampu menciptakan ruang, serta efektif saat bekerja sama dengan rekan-rekannya di sektor penyerangan.

Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon (tengah) menerobos pertahanan lawan selama pertandingan semifinal antara Inggris vs Argentina di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Atlanta, Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Di menit 55, Gordon cetak gol pertama Timnas Inggris.
Menjadi Bagian Penting Lini Serang Inggris
Anthony Gordon kini menjadi salah satu figur utama dalam lini serang Inggris selama Piala Dunia 2026. Kehadirannya melengkapi deretan pemain yang tampil produktif sepanjang turnamen.
Selain Gordon, Inggris masih mengandalkan Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford sebagai sumber gol. Kombinasi empat pemain tersebut membuat variasi serangan Inggris semakin sulit di prediksi lawan.
Harry Kane membuka kiprahnya di turnamen dengan dua gol saat menghadapi Kroasia pada fase grup. Striker senior tersebut kemudian kembali mencetak gol ketika Inggris mengalahkan Panama. Sebelum menambah dua gol lainnya saat membawa tim menyingkirkan RD Kongo pada babak 32 besar.
Di sisi lain, Jude Bellingham juga menunjukkan performa luar biasa. Gelandang muda itu mampu mencetak gol pada fase grup dan kembali menjadi penentu kemenangan Inggris saat menghadapi Norwegia di babak perempat final melalui dua gol penting.
Marcus Rashford turut memberikan kontribusi melalui satu gol yang dicetak pada laga melawan Kroasia.
Sementara itu, Anthony Gordon semakin memperkuat lini depan Inggris setelah mencetak gol ke gawang Meksiko pada babak 16 besar. Dan kembali menyumbangkan gol penting saat menghadapi Argentina di semifinal.
Anthony Gordon Berpeluang Menjadi Penentu Inggris
Konsistensi yang di perlihatkan Anthony Gordon membuka peluang baginya untuk menjadi salah satu pemain paling menentukan bagi Inggris hingga akhir turnamen. Selain mampu mencetak gol, kontribusinya dalam menciptakan peluang bagi rekan setim membuat perannya semakin penting dalam setiap pertandingan.
Dengan torehan dua gol dan tiga assist sepanjang Piala Dunia 2026, Gordon menjadi salah satu pemain paling produktif di skuad Three Lions. Statistik tersebut menunjukkan bahwa dirinya terus berkembang menjadi pemain yang mampu memberikan dampak besar di level internasional.
Apabila mampu mempertahankan performa tersebut, Anthony Gordon berpeluang menjadi salah satu sosok yang membantu Inggris mewujudkan ambisi meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Performa impresif yang terus di tampilkan juga menjadi sinyal bahwa winger berusia 25 tahun itu telah berkembang menjadi salah satu pemain kunci dalam generasi baru Timnas Inggris.