Lionel Messi – kembali menjadi sorotan utama menjelang laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dengan Spanyol di Stadion MetLife, Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Di usia 39 tahun, kapten Argentina tersebut masih menjadi pemain kunci dan memiliki kesempatan mencatatkan berbagai rekor baru di panggung sepak bola paling bergengsi. Selain mengincar gelar juara dunia secara beruntun bersama timnya, Messi juga berada di ambang sejumlah pencapaian individu yang berpotensi mengukuhkan namanya dalam sejarah Piala Dunia.
Lionel Messi Berpeluang Menorehkan Rekor Penampilan di Final
Konsistensi penampilan Lionel Messi sepanjang Piala Dunia 2026 membuatnya kembali membawa Argentina melaju hingga partai puncak. Jika dipercaya tampil menghadapi Spanyol, pertandingan tersebut akan menjadi final Piala Dunia ketiga yang di jalaninya setelah edisi 2014 dan 2022.
Pencapaian tersebut akan membuat Messi menyamai rekor milik Cafu sebagai pemain yang pernah tampil dalam tiga laga final Piala Dunia. Catatan ini menjadi bukti ketahanan, kualitas, dan konsistensi sang kapten yang tetap mampu bersaing di level tertinggi meski usianya tidak lagi muda.
Selain itu, Messi juga berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain lapangan tertua yang tampil di final Piala Dunia. Saat pertandingan berlangsung, usianya akan mencapai 39 tahun 25 hari. Melewati sejumlah pemain senior yang sebelumnya pernah tampil pada laga final.
Meski demikian, rekor pemain tertua yang tampil di final secara keseluruhan masih di pegang oleh kiper legendaris Italia, Dino Zoff, yang tampil pada final Piala Dunia 1982 saat berusia 40 tahun 133 hari.

Kapten Timnas Argentina Lionel Messi merayakan kemenangan setelah pertandingan semifinal antara Inggris vs Argentina dalam Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Atlanta, Atlanta, Amerika Serikat, pada Kamis (16/7/2026) mulai pukul 02.00 WIB.
Rekor Gol dan Kontribusi Serangan Masih Sangat Terbuka
Peluang Lionel Messi untuk mencetak sejarah tidak hanya datang dari jumlah penampilannya. Performa impresif sepanjang turnamen juga membuka kesempatan baginya memecahkan sejumlah rekor dalam urusan mencetak gol maupun memberikan assist.
Menjelang final, Messi telah mengoleksi delapan gol serta empat assist. Total 12 kontribusi gol tersebut membuatnya hanya membutuhkan satu tambahan gol atau assist untuk menyamai rekor 13 kontribusi gol yang pernah di catat Gerd Muller pada Piala Dunia 1970.
Apabila mampu menambah dua kontribusi gol pada partai final. Messi akan menjadi pemegang rekor baru sejak statistik kontribusi gol mulai di dokumentasikan secara resmi pada tahun 1966.
Kesempatan lain juga datang apabila Messi kembali mencetak gol di laga final. Sebelumnya, ia sukses mencetak dua gol pada final Piala Dunia 2022. Jika kembali membobol gawang lawan di final edisi 2026, namanya akan bergabung bersama sejumlah legenda sepak bola yang berhasil mencetak gol pada dua final Piala Dunia berbeda.
Tak hanya itu, Messi juga memiliki peluang menyamai rekor jumlah gol terbanyak di partai final Piala Dunia. Saat ini ia telah mengoleksi dua gol pada laga final. Sehingga tambahan dua gol akan membuat total koleksinya menjadi empat gol.
Skenario menarik lainnya adalah peluang mencetak gol melalui tendangan bebas. Messi sejauh ini telah membukukan dua gol dari situasi tersebut di ajang Piala Dunia. Jika kembali melakukannya pada laga final, ia akan menjadi pemain dengan koleksi gol tendangan bebas terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Gelar Juara Dapat Melengkapi Deretan Rekor Lionel Messi
Apabila Argentina mampu mempertahankan gelar juara dunia, Lionel Messi dipastikan akan menambah daftar pencapaian bersejarah dalam kariernya.
Pada usia 39 tahun, ia berpeluang menjadi pemain tertua yang sukses mempertahankan gelar Piala Dunia. Rekor sebelumnya di pegang oleh Nilton Santos yang membawa negaranya kembali menjadi juara saat berusia 37 tahun.
Selain itu, Messi juga memiliki kesempatan menjadi pencetak gol terbanyak dari tim yang keluar sebagai juara dunia. Saat ini ia telah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen, menyamai catatan Ronaldo pada Piala Dunia 2002. Jika mampu menambah satu gol lagi sekaligus membawa Argentina meraih kemenangan. Messi akan menjadi pemegang rekor tersebut secara tunggal.
Rekor paling prestisius lainnya juga terbuka lebar. Apabila Argentina kembali mengangkat trofi, Messi akan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang dua kali memimpin negaranya meraih gelar Piala Dunia sebagai kapten tim.
Pencapaian tersebut akan melengkapi perjalanan karier Lionel Messi sebagai salah satu pemain paling sukses dalam sejarah sepak bola dunia. Berbagai rekor yang berpotensi di pecahkan pada final Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa kontribusinya masih sangat besar, bahkan ketika telah memasuki usia 39 tahun. Dengan pengalaman, kepemimpinan, dan performa yang tetap konsisten. Messi memiliki peluang besar menutup turnamen dengan tambahan prestasi yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepanjang masa.