Piala Dunia 2026 – Penampilan Lionel Mpasi menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara RD Kongo dan Inggris. Meski timnya harus mengakui keunggulan The Three Lions dengan skor 1-2, kiper berusia 30 tahun itu menunjukkan performa luar biasa sepanjang pertandingan melalui sederet penyelamatan penting.

Bermain di Atlanta Stadium, RD Kongo sempat mengejutkan Inggris dengan gol cepat yang di cetak Brian Cipenga pada menit ketujuh. Gol tersebut membuat Inggris berada dalam tekanan dan di paksa bekerja keras untuk membalikkan keadaan. Namun, pengalaman skuad asuhan Thomas Tuchel akhirnya menjadi faktor penentu setelah Harry Kane mencetak dua gol pada babak kedua yang memastikan langkah Inggris menuju babak 16 besar.

Lionel Mpasi Berkali-kali Menggagalkan Peluang Inggris

Sejak peluit pertama di bunyikan, Lionel Mpasi langsung di hadapkan pada tekanan besar dari lini serang Inggris. Serangan demi serangan terus mengarah ke gawang RD Kongo, tetapi sang penjaga gawang mampu tampil tenang dan menunjukkan kualitasnya.

Beberapa penyelamatan penting berhasil ia lakukan, termasuk menggagalkan dua peluang emas yang di peroleh Jude Bellingham melalui sundulan berbahaya. Reaksi cepat Mpasi membuat bola gagal bersarang di gawang dan menjaga harapan RD Kongo tetap hidup.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Harry Kane juga memperoleh kesempatan emas melalui tendangan voli dari jarak dekat. Namun, Mpasi kembali menunjukkan refleks yang luar biasa dengan menepis bola sehingga Inggris belum mampu menyamakan kedudukan hingga turun minum.

Performa konsisten tersebut membuat lini depan Inggris harus bekerja lebih keras untuk mencari celah di pertahanan RD Kongo. Berkat aksi-aksinya, Mpasi menjadi salah satu pemain yang paling menonjol sepanjang laga.

RD Kongo Sempat Memberikan Perlawanan Sengit

Keunggulan cepat yang di cetak Brian Cipenga memberikan kepercayaan diri tinggi bagi RD Kongo. Tim asal Afrika itu bermain disiplin dan mampu menahan berbagai tekanan dari lawannya selama sebagian besar pertandingan.

Selain solid di lini belakang, RD Kongo juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui serangan balik cepat. Salah satu kesempatan terbaik datang dari Yoane Wissa yang berhasil melepaskan penyelesaian akurat. Sayangnya, bola hanya mengenai tiang gawang sehingga peluang menggandakan keunggulan gagal di manfaatkan.

Apabila peluang tersebut berbuah gol, jalannya pertandingan kemungkinan akan berubah. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada RD Kongo sehingga Inggris tetap memiliki kesempatan untuk bangkit.

Lionel Mpasi melakukan penyelamatan saat RD Kongo menghadapi Inggris pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Kiper Timnas RD Kongo, Lionel Mpasi menepis sundulan Jude Bellingham di babak 32 besar Piala Dunia 2026

Dua Gol Harry Kane Membawa Inggris Melaju

Memasuki babak kedua, pelatih Thomas Tuchel melakukan sejumlah perubahan yang membuat permainan Inggris menjadi lebih agresif. Pergantian pemain memberikan energi baru dan meningkatkan intensitas serangan ke area pertahanan RD Kongo.

Gol penyama kedudukan akhirnya lahir pada menit ke-75. Anthony Gordon yang masuk dari bangku cadangan mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti dan berhasil di manfaatkan Harry Kane untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum tersebut membuat Inggris semakin percaya diri. Tekanan terus di berikan hingga akhirnya Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-86 melalui tembakan keras yang gagal di hentikan Lionel Mpasi.

Gol kedua tersebut memastikan Inggris membalikkan keadaan sekaligus mengamankan kemenangan dramatis dengan skor 2-1.

Tuchel dan Kane Beri Pujian untuk Lionel Mpasi

Meski timnya kalah, performa Lionel Mpasi mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk kubu Inggris. Thomas Tuchel mengakui anak asuhnya mengalami kesulitan menembus pertahanan lawan karena penampilan gemilang sang penjaga gawang.

Menurut Tuchel, sejumlah penyelamatan yang dilakukan Mpasi membuat Inggris harus bersabar sebelum akhirnya menemukan celah untuk mencetak gol pada babak kedua.

Harry Kane juga menyampaikan pujian serupa setelah pertandingan usai. Kapten Inggris itu menganggap Mpasi tampil luar biasa dan menjadi alasan mengapa pertandingan berlangsung begitu sulit bagi timnya.

Bagi Kane, kemenangan tersebut di raih melalui kerja keras karena RD Kongo mampu memberikan perlawanan yang sangat kompetitif hingga menit-menit akhir pertandingan.

Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar

Keberhasilan mengalahkan RD Kongo membawa Inggris melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pada fase berikutnya, The Three Lions akan menghadapi tuan rumah Meksiko dalam pertandingan yang di prediksi berlangsung sengit.

Sementara itu, perjalanan RD Kongo di turnamen harus berakhir pada babak 32 besar. Walaupun gagal melaju lebih jauh, tim tersebut meninggalkan kesan positif berkat semangat juang yang tinggi dan penampilan impresif Lionel Mpasi yang menjadi salah satu kiper terbaik pada laga tersebut.

Kegagalan lolos ke babak berikutnya memang terasa mengecewakan, tetapi performa yang di perlihatkan RD Kongo menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim besar dunia. Adapun Lionel Mpasi layak mendapat apresiasi atas kontribusinya yang membuat Inggris harus berjuang hingga menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan.