Serie A 2025-2026 – Sassuolo berhasil mengamankan tiga poin penting saat menjamu Como 1907 pada lanjutan pekan ke-33 Serie A musim 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Mapei, Jumat (17/4/2026) malam WIB tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Hasil ini menjadi kemenangan ke-13 bagi Sassuolo sepanjang musim, sekaligus mengangkat posisi mereka ke peringkat sembilan klasemen sementara. Sementara itu, Como 1907 harus menelan kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya takluk dari Inter Milan dengan skor ketat 3-4.
Jalannya Pertandingan: Dua Gol Cepat Sassuolo Jadi Penentu
Laga berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal pertandingan. Sassuolo tampil agresif dan mampu memecah kebuntuan pada menit ke-42 melalui aksi Cristian Volpato. Gol tersebut lahir dari skema serangan yang terorganisir dengan baik, membuat lini pertahanan Como kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain lawan.
Hanya berselang dua menit, Sassuolo kembali menambah keunggulan. Kali ini giliran M’Bala Nzola yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-44. Dua gol cepat ini membuat Sassuolo berada di atas angin menjelang turun minum.
Namun Como 1907 tidak tinggal diam. Tim tamu langsung merespons pada masa tambahan waktu babak pertama. Nico Paz berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 pada menit 45+2, menjaga asa Como untuk bangkit di babak kedua.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung lebih seimbang. Como mencoba meningkatkan intensitas serangan, tetapi Sassuolo mampu mempertahankan keunggulan dengan disiplin hingga peluit akhir dibunyikan.
Dampak Klasemen Serie A: Sassuolo Naik, Como Tetap di Lima Besar
Kemenangan ini membawa dampak positif bagi Sassuolo dalam persaingan papan tengah Serie A. Tambahan tiga poin membuat mereka naik ke posisi sembilan klasemen sementara dengan catatan performa yang semakin stabil di paruh akhir musim.
Sebaliknya, Como 1907 tetap berada di posisi lima dengan koleksi 58 poin. Meski masih berada di zona atas klasemen, kekalahan beruntun menjadi sinyal bahwa mereka perlu segera memperbaiki konsistensi, terutama dalam laga-laga krusial menjelang akhir musim.

Pemain timnas Indonesia Jay Idzes menyapa penonton di tribun setelah pertandingan melawan Bulgaria dalam ajang Final FIFA Series 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Performa Jay Idzes: Tampil Solid di Lini Belakang Sassuolo
Salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini adalah penampilan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. Bek tengah Sassuolo tersebut kembali dipercaya tampil penuh selama 90 menit dan menunjukkan performa yang cukup stabil di jantung pertahanan.
Berdasarkan data statistik, Idzes mencatat akurasi umpan mencapai 89 persen dengan 16 operan sukses dari 18 percobaan. Dari sisi defensif, ia juga tampil disiplin dengan kontribusi dua tekel, dua blok penting, serta lima sapuan untuk mengamankan area berbahaya.
Meski tampil solid, rating Idzes berada di angka 7,2 menurut penilaian FotMob. Nilai tersebut sejajar dengan beberapa bek Sassuolo lainnya, meskipun masih sedikit di bawah Tarik Muharemovic yang memperoleh 7,4. Sementara itu, Sebastian Walukiewicz dan Woyo Coulibaly juga mencatat nilai setara 7,2.
Jika di bandingkan dengan lini belakang Como, performa Idzes terlihat lebih konsisten. Beberapa pemain belakang Como seperti Marc-Oliver Kempf hanya mendapatkan nilai 6,8, bahkan Alberto Moreno harus puas dengan rating 5,8.
Apresiasi Media Italia untuk Konsistensi Idzes
Penampilan Jay Idzes juga mendapat perhatian dari media lokal Italia, termasuk Sassuolo News. Dalam ulasan mereka setelah pertandingan, Idzes di puji karena ketenangannya dalam menghadapi tekanan dari lini serang Como 1907.
Media tersebut menyoroti bagaimana Idzes mampu mengendalikan area pertahanan, terutama di dalam kotak penalti, serta menjaga organisasi lini belakang tetap rapi sepanjang pertandingan.
“Di area penalti, ia mampu bertahan menghadapi para penyerang lawan. Ia mendominasi ruang, mengatur penjagaan, dan mengarahkan blok pertahanan,” tulis laporan Sassuolo News.
Sebelumnya, pemain berusia muda ini juga sempat mendapat apresiasi meski Sassuolo kalah dari Genoa. Aksinya yang berani dengan mempertaruhkan tubuh untuk menghalau tembakan lawan tetap dianggap sebagai kontribusi positif, meskipun berujung kebobolan.
Secara keseluruhan, performa Jay Idzes menunjukkan konsistensi yang terus berkembang, menjadikannya salah satu pilar penting di lini belakang Sassuolo pada musim ini.