Cristian Volpato – kembali menjalani aktivitas bersama Sassuolo setelah pemeriksaan medis di Italia menunjukkan hasil negatif terkait narkotika. Rekan satu tim kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, itu sebelumnya menghadapi persoalan di Australia yang memunculkan dugaan penggunaan kokain.

Kasus tersebut bermula dari peristiwa pada 24 Juli 2026 di Sydney, Australia. Kepolisian New South Wales menghentikan Volpato ketika berada di kawasan Anzac Bridge.

Pemain kelahiran Sydney itu kemudian menjalani proses pemeriksaan oleh aparat setempat. Dari peristiwa tersebut, Volpato akhirnya harus membayar denda sebesar 722 dolar Australia atau sekitar Rp9,1 juta.

Namun, Volpato sejak awal menolak tuduhan bahwa dirinya menggunakan kokain. Setelah kembali ke Italia, pemain Sassuolo tersebut menjalani pemeriksaan tambahan untuk mengetahui kondisinya.

Sassuolo kemudian memberikan informasi mengenai hasil pemeriksaan tersebut. Klub menyebut tes urine dan darah Volpato tidak menemukan hasil positif.

Kasus Bermula saat Volpato Berada di Sydney

Persoalan yang melibatkan Volpato terjadi ketika pemain tersebut berada di negara kelahirannya, Australia.

Pada 24 Juli 2026, polisi New South Wales menghentikannya di Anzac Bridge, Sydney. Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi kasus yang mendapat perhatian karena muncul dugaan mengenai narkotika jenis kokain.

Volpato tidak menerima tuduhan tersebut begitu saja. Ia menyatakan tidak bersalah dan membantah telah menggunakan zat tersebut.

Proses di Australia tetap berjalan dan menghasilkan kewajiban finansial bagi sang pemain. Volpato harus membayar 722 dolar Australia.

Jika menggunakan nilai konversi yang tercantum dalam informasi kasus, nominal tersebut setara dengan sekitar Rp9,1 juta.

Meski terdapat denda dalam proses di Australia, perkembangan berikutnya di Italia memberikan informasi berbeda mengenai kondisi medis Volpato.

Cristian Volpato bersama Sassuolo di Serie A

Pemain Sassuolo Cristian Volpato.

Sassuolo Lakukan Pemeriksaan Setelah Volpato Kembali

Volpato kembali ke Italia setelah persoalan tersebut muncul.

Sassuolo kemudian mengambil langkah untuk mengetahui kondisi pemainnya. Klub menjalankan pemeriksaan medis dan melakukan tes khusus dengan persetujuan Volpato.

Pemeriksaan tersebut mencakup tes urine serta darah.

Sassuolo menginformasikan hasil pemeriksaan pada Kamis (10/9/2026). Menurut keterangan klub, seluruh tes memberikan hasil negatif.

Hasil itu menjadi bagian penting dalam perkembangan kasus karena pemeriksaan medis di Italia tidak menemukan indikasi positif terkait zat yang menjadi sorotan dalam pemberitaan sebelumnya.

Klub juga menyampaikan bahwa Volpato sudah kembali mengikuti latihan bersama skuad.

Dengan demikian, pemain tersebut dapat melanjutkan aktivitas sepak bolanya setelah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan.

Hasil Tes Negatif Jadi Perkembangan Penting

Hasil pemeriksaan urine dan darah memberikan konteks tambahan terhadap dugaan yang sebelumnya muncul di Australia.

Penting untuk membedakan hasil tes medis tersebut dengan proses hukum yang berlangsung di negara asal Volpato. Pemeriksaan di Italia memberikan hasil negatif, sementara proses di Australia tetap berakhir dengan kewajiban membayar denda.

Karena itu, hasil tes negatif tidak mengubah fakta bahwa Volpato sempat menghadapi proses terkait insiden di Sydney. Namun, pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa tes yang ia jalani setelah kembali ke Italia tidak menemukan hasil positif.

Volpato sendiri sejak awal mempertahankan posisi bahwa ia tidak menggunakan kokain.

Sassuolo kemudian mendukung transparansi mengenai kondisi pemain dengan menyampaikan hasil pemeriksaan kepada publik.

Langkah tersebut sekaligus memberikan kepastian mengenai kesiapan Volpato untuk kembali menjalani kegiatan bersama tim.

Volpato Tetap Jalani Awal Musim Bersama Sassuolo

Di tengah perhatian terhadap persoalan di Australia, Volpato tetap melanjutkan kariernya bersama Sassuolo.

Pemain tersebut sudah mendapatkan kesempatan bermain pada awal musim Serie A. Dalam tiga penampilan, ia mampu menghasilkan satu gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Volpato tetap terlibat dalam skuad ketika kompetisi mulai berjalan.

Sassuolo tentu membutuhkan pemain untuk menjaga fokus terhadap pertandingan. Karena itu, selesainya pemeriksaan medis memberikan kesempatan kepada Volpato untuk kembali mengarahkan perhatian sepenuhnya kepada sepak bola.

Kehadirannya juga membuatnya tetap menjadi rekan satu tim Jay Idzes.

Kapten Timnas Indonesia tersebut berada dalam skuad Sassuolo pada musim ini, sehingga perkembangan mengenai Volpato ikut menarik perhatian pencinta sepak bola Indonesia yang mengikuti perjalanan Idzes di Italia.

Sassuolo Beri Kepastian Mengenai Kondisi Pemain

Keputusan Sassuolo menyampaikan hasil tes menjadi salah satu langkah penting untuk memperjelas kondisi Volpato setelah munculnya berbagai pemberitaan.

Klub melakukan pemeriksaan medis rutin sekaligus tes urine dan darah khusus. Volpato memberikan persetujuan untuk menjalani prosedur tersebut.

Seluruh hasil yang diperoleh klub menunjukkan hasil negatif.

Informasi itu memungkinkan Sassuolo memisahkan kondisi medis terkini pemain dari persoalan yang sebelumnya terjadi di Australia.

Volpato juga sudah kembali berlatih bersama rekan-rekannya.

Selanjutnya, pemain tersebut mempunyai kesempatan untuk menjaga konsistensi performanya di lapangan setelah mencatat tiga penampilan dan satu gol pada awal kompetisi.

Cristian Volpato Kembali Fokus ke Serie A

Kasus di Australia sempat membawa perhatian di luar lapangan kepada Cristian Volpato. Namun, perkembangan setelah ia kembali ke Italia memberikan kejelasan mengenai kondisi sang pemain.

Sassuolo melakukan pemeriksaan urine dan darah dan mendapatkan hasil negatif. Klub kemudian mengizinkan Volpato kembali mengikuti aktivitas latihan.

Di sisi lain, proses yang berkaitan dengan insiden 24 Juli 2026 di Sydney tetap menghasilkan kewajiban membayar denda sebesar 722 dolar Australia.

Volpato sejak awal membantah dugaan penggunaan kokain dan mempertahankan pernyataan bahwa dirinya tidak bersalah.

Kini, fokus pemain tersebut dapat kembali mengarah kepada kompetisi. Ia sudah tampil tiga kali di Serie A dan menyumbangkan satu gol bagi Sassuolo pada awal musim.

Perkembangan itu memberikan kesempatan bagi Cristian Volpato untuk kembali memusatkan perhatian pada performa bersama klub, termasuk melanjutkan kerja sama dengan Jay Idzes dalam perjalanan Sassuolo di kompetisi Italia.