Timnas Irak – Resmi mengumumkan daftar pemain sementara untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Pelatih Graham Arnold memanggil 34 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan sebelum turnamen di mulai. Dari daftar tersebut, nama bek Persib Bandung, Frans Putros, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia.
Pemain berusia 32 tahun itu terus mendapat kepercayaan dari Graham Arnold meski sempat tidak tampil pada laga terakhir Irak saat menghadapi Bolivia. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 tersebut, Putros memang hanya duduk di bangku cadangan. Namun, sang pelatih tetap memasukkan namanya ke dalam skuad persiapan menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Kepercayaan itu tentu bukan tanpa alasan. Frans Putros selama ini tampil konsisten bersama Timnas Irak. Bek milik Persib Bandung tersebut sudah mengoleksi 25 penampilan internasional dan menjadi salah satu pemain senior yang membawa pengaruh besar di ruang ganti maupun lini pertahanan.
Kehadiran Putros juga memberi warna tersendiri bagi pencinta sepak bola Tanah Air. Pasalnya, performanya bersama Persib Bandung membuat namanya semakin di kenal oleh publik Indonesia.
Irak Jalani Persiapan Serius Menuju Piala Dunia 2026
Setelah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, Irak langsung bergerak cepat menyiapkan tim terbaik. Graham Arnold memilih Spanyol sebagai lokasi pemusatan latihan untuk meningkatkan kualitas permainan timnya.
Selama menjalani training camp, Irak akan melakoni dua pertandingan uji coba internasional melawan Andorra dan Spanyol. Arnold ingin memanfaatkan laga tersebut untuk mengukur kesiapan para pemain sebelum bertanding di panggung dunia.
Irak sebenarnya menghadapi tantangan besar pada Piala Dunia kali ini. Mereka tergabung di Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia. Banyak pengamat menilai Irak tidak memiliki peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya karena ketiga lawannya memiliki kualitas yang sangat kuat.
Meski begitu, Graham Arnold tetap optimistis. Mantan pelatih Australia itu ingin membangun mental bertanding para pemain agar mampu tampil tanpa rasa takut menghadapi tim-tim elite dunia.
Grup Berat Menanti Singa Mesopotamia
Prancis masih menjadi unggulan utama di Grup I. Tim asal Eropa tersebut memiliki pengalaman panjang di level internasional serta deretan pemain bintang yang bermain di klub-klub top dunia.
Sementara itu, Norwegia juga datang dengan kekuatan yang tidak bisa diremehkan. Mereka memiliki generasi pemain muda berkualitas yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, Senegal tetap menjadi ancaman serius dari Afrika. Kecepatan dan kekuatan fisik para pemain Senegal membuat banyak tim kesulitan saat menghadapi mereka.
Situasi tersebut membuat Irak harus bekerja ekstra keras jika ingin menciptakan kejutan. Graham Arnold pun mulai menyiapkan strategi khusus agar timnya mampu bersaing sepanjang fase grup.

Timnas Irak lolos ke Piala Dunia 2026
Ali Jassim dan Aymen Hussein Kembali Di panggil
Selain Frans Putros, Graham Arnold juga kembali memanggil sejumlah pemain yang sudah akrab bagi pendukung sepak bola Indonesia. Dua nama yang paling mencuri perhatian ialah Ali Jassim dan Aymen Hussein.
Kedua pemain itu pernah menyulitkan Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan internasional. Kecepatan Ali Jassim serta ketajaman Aymen Hussein membuat lini pertahanan lawan sering berada dalam tekanan.
Arnold masih melihat keduanya sebagai bagian penting dalam skema permainan Irak. Pengalaman bermain di level internasional membuat mereka mampu menjaga stabilitas permainan tim saat menghadapi tekanan besar.
Kombinasi pemain senior dan pemain muda menjadi fokus utama Graham Arnold dalam membangun kekuatan Irak menjelang Piala Dunia 2026.
Ahmed Qasim dan Dario Naamo Tambah Kekuatan Baru Irak
Irak juga membawa wajah baru dalam skuad kali ini. Graham Arnold memasukkan Ahmed Qasim dan Dario Naamo setelah FIFA menyetujui perpindahan federasi mereka pada Mei 2026.
Ahmed Qasim berposisi sebagai gelandang dan saat ini bermain untuk klub MLS, Nashville SC. Pemain berusia 22 tahun itu lahir di Swedia dan sempat memperkuat tim nasional U-21 Swedia sebelum memilih membela Irak.
Qasim dikenal memiliki kemampuan mengatur permainan dan visi umpan yang baik. Kehadirannya memberi tambahan kreativitas di lini tengah Irak.
Sementara itu, Dario Naamo bermain sebagai bek kanan bersama Dundee United di Liga Skotlandia. Pemain berusia 20 tahun tersebut lahir di Finlandia dan pernah membela tim kelompok umur Finlandia sebelum bergabung dengan Irak.
Arnold berharap kedua pemain muda itu mampu menghadirkan energi baru di dalam skuad. Selain meningkatkan kualitas permainan, mereka juga memberi tambahan opsi taktik bagi tim pelatih.
Graham Arnold Ingin Irak Tampil Mengejutkan
Graham Arnold tidak ingin Irak hanya menjadi pelengkap di Piala Dunia 2026. Ia terus membangun kepercayaan diri para pemain agar mampu bersaing melawan tim-tim besar.
Pelatih asal Australia tersebut menekankan pentingnya disiplin, kerja keras, dan keberanian dalam setiap pertandingan. Arnold juga meminta para pemain tampil lebih agresif dan percaya diri saat menghadapi lawan dengan peringkat lebih tinggi.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Frans Putros dan talenta muda seperti Ahmed Qasim serta Dario Naamo, Irak memiliki modal untuk memberikan perlawanan sengit di fase grup.
Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung penting bagi Singa Mesopotamia untuk membuktikan kualitas mereka di level tertinggi sepak bola dunia.