Moto3 Jerman 2026 – Performa impresif kembali ditunjukkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada rangkaian Moto3 Jerman 2026. Rider yang memperkuat Honda Team Asia tersebut berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam sesi latihan resmi yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Jumat (10/7/2026) malam WIB.
Pencapaian tersebut menjadi bukti perkembangan signifikan Veda sepanjang hari. Sebelumnya, pada sesi latihan bebas pertama (FP1), ia hanya mampu mengakhiri sesi di posisi ke-23. Namun, dalam waktu beberapa jam, pembalap asal Wonosari itu berhasil bangkit dan mengungguli para rivalnya dengan performa yang jauh lebih kompetitif.
Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang besar bagi Veda untuk bersaing memperebutkan posisi start terbaik pada balapan Moto3 Jerman setelah memastikan diri lolos langsung ke sesi Kualifikasi 2 (Q2).
Veda Ega Pratama Bangkit Setelah Awal yang Sulit
Sesi latihan resmi Moto3 berlangsung dengan persaingan yang sangat ketat. Sejak awal, sejumlah pembalap papan atas saling berlomba mencatatkan waktu terbaik demi mengamankan posisi menuju kualifikasi.
Namun, jalannya sesi juga diwarnai beberapa insiden. Beberapa pembalap unggulan seperti Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team, Adrian Cruces yang membela CIP Green Power, serta Guido Pini dari Leopard Racing mengalami kecelakaan secara terpisah di Tikungan 7. Insiden tersebut membuat persaingan semakin terbuka bagi pembalap lain untuk mencatatkan waktu terbaik.
Sementara itu, Veda Ega Pratama belum mampu menunjukkan performa maksimal pada awal latihan. Namanya sempat berada di luar kelompok terdepan sehingga peluang lolos otomatis ke Q2 terlihat cukup berat.
Situasi berubah ketika sesi memasuki 10 menit terakhir. Veda mulai menemukan ritme terbaiknya dan secara perlahan memperbaiki catatan waktunya hingga berhasil menembus empat besar.
Momentum tersebut terus berlanjut. Pada putaran terakhirnya, Veda berhasil mencetak waktu tercepat, yaitu 1 menit 25,848 detik. Catatan tersebut menempatkannya di posisi pertama klasemen latihan resmi sekaligus memastikan tiket langsung menuju Kualifikasi 2.
Peluang Besar Meraih Hasil Positif di Sachsenring
Hasil positif pada sesi latihan menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama menghadapi akhir pekan balapan di Sachsenring.
Lolos langsung ke Q2 memberikan keuntungan karena ia tidak perlu mengikuti sesi Kualifikasi 1 yang lebih kompetitif. Dengan demikian, Veda dapat lebih fokus menyiapkan strategi dan penyempurnaan setelan motor untuk memperebutkan pole position.
Jika mampu mempertahankan konsistensi performa, peluang Veda untuk memulai balapan dari barisan depan akan semakin terbuka. Posisi start yang baik tentu menjadi faktor penting dalam persaingan Moto3 yang dikenal sangat ketat sejak lap pertama.

Pembalap muda andalan Indonesia yang membela Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, terpuruk pada latihan resmi Moto3 Jerman 2026.
Jadwal Moto3 Jerman 2026
Rangkaian Moto3 Jerman masih menyisakan beberapa sesi penting sebelum balapan utama berlangsung.
Sabtu, 11 Juli 2026
- Latihan Bebas 2: 13.40–14.10 WIB
- Kualifikasi 1: 17.45–18.00 WIB
- Kualifikasi 2: 18.10–18.25 WIB
Minggu, 12 Juli 2026
- Balapan Moto3: 16.00 WIB
Seluruh sesi tersebut akan menjadi penentu kesiapan para pembalap dalam menghadapi persaingan di salah satu lintasan paling menantang dalam kalender Moto3.
Perjalanan Veda Ega Pratama Sepanjang Musim 2026
Musim 2026 menjadi tahun debut Veda Ega Pratama di ajang Moto3. Sejak awal kompetisi, pembalap Indonesia ini sudah memperlihatkan potensi besar untuk bersaing dengan para rider terbaik dunia.
Pada seri pembuka di Thailand, Veda berhasil finis di posisi kelima. Hasil tersebut menjadi awal yang menjanjikan bagi kariernya di kelas Moto3.
Prestasinya semakin meningkat ketika seri berikutnya di Brasil berhasil menghasilkan podium ketiga. Raihan tersebut menjadi pencapaian bersejarah sekaligus membuktikan bahwa Veda mampu bersaing di level tertinggi.
Meski sempat gagal menyelesaikan balapan di Amerika Serikat, performanya kembali membaik pada seri-seri berikutnya. Ia bahkan kembali naik podium di Prancis setelah perubahan hasil balapan akibat diskualifikasi salah satu rivalnya.
Namun, memasuki pertengahan musim, performa Veda sempat mengalami penurunan. Dalam lima balapan terakhir sebelum Moto3 Jerman, ia dua kali gagal meraih poin dan belum mampu kembali finis di posisi podium.
Karena itu, hasil latihan resmi di Sachsenring menjadi sinyal positif bahwa Veda mulai menemukan kembali kecepatan terbaiknya. Jika tren ini terus berlanjut hingga sesi kualifikasi dan balapan, peluangnya untuk kembali bersaing di papan atas Moto3 musim 2026 akan semakin besar.