Hasil Piala Dunia 2026 – Persaingan di babak 32 besar Piala Dunia 2026 semakin sengit setelah tiga pertandingan yang di gelar pada Kamis (2/7/2026) dini hari WIB menghasilkan tiga tim baru yang memastikan tempat di fase 16 besar. Inggris, Belgia, dan Amerika Serikat sukses melewati rintangan masing-masing dengan cara yang berbeda.
Inggris harus bangkit setelah tertinggal lebih dahulu, Belgia menciptakan salah satu comeback paling dramatis sepanjang turnamen, sedangkan Amerika Serikat memperlihatkan daya juang tinggi meski kehilangan satu pemain pada babak kedua.
Harry Kane Antar Inggris Balikkan Keadaan
Inggris mendapat perlawanan sengit saat menghadapi Republik Demokratik Kongo di Stadion Atlanta, Georgia. Tim lawan langsung mengejutkan publik lewat gol cepat Brian Cipenga pada menit ketujuh yang membuat Inggris berada dalam posisi tertinggal.
Gol tersebut memaksa Inggris mengambil inisiatif menyerang sepanjang pertandingan. Meski menguasai penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, pertahanan Republik Demokratik Kongo mampu bertahan hingga babak pertama berakhir.
Setelah turun minum, intensitas permainan Inggris meningkat. Perubahan pola serangan akhirnya membuahkan hasil melalui Harry Kane. Sang kapten berhasil mencetak dua gol yang membalikkan keadaan sekaligus memastikan kemenangan timnya.
Berkat hasil tersebut, Inggris berhak melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat. Lawan berikutnya adalah Meksiko, tim yang tampil impresif sejak fase grup.
Hingga memasuki fase gugur, Meksiko masih mempertahankan rekor sempurna di Piala Dunia 2026. Mereka telah mencetak delapan gol tanpa sekalipun kebobolan, menjadikan laga kontra Inggris sebagai salah satu pertandingan yang paling di nanti.
Belgia Bangkit dari Tertinggal Dua Gol
Drama terbesar pada rangkaian pertandingan kali ini tersaji di Lumen Field, Seattle, ketika Belgia berhadapan dengan Senegal.
Walaupun Belgia lebih banyak menguasai permainan sejak menit awal, Senegal justru tampil sangat efektif dalam memanfaatkan peluang. Habib Diarra membawa Senegal unggul pada menit ke-25 setelah menyelesaikan skema serangan yang di bangun dari sisi sayap.
Keunggulan Senegal semakin lebar enam menit setelah babak kedua di mulai. Ismaila Sarr sukses mencetak gol kedua melalui penyelesaian akhir yang tidak mampu di hentikan Thibaut Courtois.
Tertinggal dua gol membuat Belgia meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan demi menambah daya dobrak di lini depan.
Usaha tersebut mulai membuahkan hasil ketika Romelu Lukaku memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86. Gol itu membangkitkan kepercayaan diri Belgia yang terus menekan hingga masa injury time.
Hanya beberapa menit kemudian, Youri Tielemans berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Skor tersebut bertahan hingga waktu normal selesai sehingga pertandingan harus di lanjutkan ke babak tambahan.

Harry Kane.
VAR Menjadi Penentu Kelolosan Belgia
Babak tambahan berlangsung dengan tempo tinggi karena kedua tim sama-sama berusaha menghindari adu penalti.
Kesempatan emas sempat diperoleh Belgia pada menit ke-118 ketika Dodi Lukebakio melepaskan tembakan dari jarak dekat. Bola memang gagal menjadi gol setelah membentur tiang gawang, namun insiden itu berlanjut dengan pemeriksaan VAR.
Wasit meninjau tayangan ulang karena terdapat dugaan pelanggaran terhadap Youri Tielemans di area terlarang. Setelah melakukan pengecekan, hadiah penalti di berikan kepada Belgia.
Tielemans yang di percaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangannya berhasil membawa Belgia unggul 3-2 hanya beberapa menit sebelum pertandingan berakhir.
Gol tersebut memastikan Belgia melakukan comeback luar biasa sekaligus mengamankan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Amerika Serikat Menang Meski Bermain dengan 10 Orang
Pada pertandingan lainnya, Amerika Serikat juga berhasil menjaga asa di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Bosnia & Herzegovina dengan skor 2-0.
Kemenangan tersebut terasa semakin berharga karena Amerika Serikat harus menyelesaikan hampir sepanjang babak kedua dengan hanya 10 pemain akibat kartu merah yang di terima salah satu penggawanya.
Walau kalah jumlah pemain, skuad Amerika Serikat tetap mampu mempertahankan organisasi permainan. Mereka disiplin dalam bertahan sekaligus efektif saat melancarkan serangan balik sehingga Bosnia & Herzegovina kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Dua gol yang berhasil di cetak sudah cukup untuk mengunci kemenangan hingga peluit panjang di bunyikan.
Keberhasilan ini membuat Amerika Serikat melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Belgia. Pertandingan tersebut di perkirakan berlangsung menarik mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan karakter kuat untuk bangkit dari tekanan.
Dengan hasil ini, peta persaingan Piala Dunia 2026 semakin mengerucut. Babak 16 besar di pastikan menghadirkan duel-duel berkualitas yang akan menentukan siapa saja tim yang layak melangkah menuju perempat final.