Manchester City – bergerak agresif menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Klub berjuluk The Citizens tersebut di kabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Chelsea untuk mendatangkan gelandang Argentina, Enzo Fernandez.

Kesepakatan antara kedua klub tercapai pada hari terakhir jendela transfer, Selasa (1/9/2026). Manchester City sebelumnya membuka pembicaraan langsung dengan Chelsea untuk mengetahui peluang membawa Fernandez ke Etihad Stadium.

Negosiasi tersebut kemudian menghasilkan titik temu mengenai nilai transfer pemain berusia 25 tahun itu. Jika seluruh proses kepindahan berjalan sesuai rencana, Manchester City akan menambah satu gelandang bintang ke dalam skuad mereka untuk menghadapi persaingan musim 2026/2027.

Manchester City dan Chelsea Capai Kesepakatan Enzo Fernandez

Jurnalis Sky Sports, Gianluca Di Marzio, melaporkan bahwa Manchester City dan Chelsea telah mencapai kesepakatan prinsip mengenai transfer Enzo Fernandez.

Nilai transaksi sang gelandang kabarnya menyentuh 120 juta poundsterling atau setara sekitar Rp 2,8 triliun. Nominal tersebut membuat kepindahan Fernandez menjadi salah satu transfer dengan nilai terbesar dalam sejarah sepak bola.

Apabila transfer tersebut resmi di selesaikan dengan angka itu, Fernandez akan menempati urutan keempat dalam daftar pembelian pemain termahal.

Posisinya berada di bawah transfer Neymar dari Barcelona menuju Paris Saint-Germain senilai 200 juta poundsterling. Selain itu, kepindahan Kylian Mbappe dari AS Monaco ke PSG dengan nilai 165,7 juta poundsterling dan transfer Alexander Isak dari Newcastle United menuju Liverpool sebesar 125 juta poundsterling masih berada di atasnya.

Besarnya nilai yang di siapkan Manchester City sekaligus memperlihatkan keseriusan klub dalam memperkuat sektor tengah. Fernandez memiliki pengalaman bermain di level tertinggi serta kemampuan mengendalikan permainan dari lini kedua.

Enzo Fernandez Berpeluang Reuni dengan Enzo Maresca

Kepindahan Enzo Fernandez menuju Manchester City juga menghadirkan cerita lain. Gelandang Argentina tersebut berpeluang kembali bekerja bersama Enzo Maresca.

Fernandez dan Maresca sebelumnya pernah berada dalam lingkungan yang sama ketika masih membela Chelsea. Kini, keduanya berpotensi melanjutkan kerja sama di Etihad Stadium apabila seluruh proses transfer dapat di selesaikan sebelum jendela transfer resmi di tutup.

Kehadiran Fernandez dapat memberikan tambahan pilihan di sektor tengah Manchester City. Kemampuannya dalam mengatur tempo, mengalirkan bola, serta membantu proses transisi permainan membuatnya menjadi salah satu nama penting dalam rencana perombakan skuad The Citizens.

Enzo Fernandez dikabarkan segera bergabung dengan Manchester City dari Chelsea.

Pemain Chelsea, Enzo Fernandez, dalam proses transfer ke Manchester City.

Masa Depan Enzo Fernandez di Chelsea Jadi Sorotan

Spekulasi mengenai masa depan Fernandez semakin menguat setelah Chelsea tidak memasukkan namanya ke dalam skuad ketika menghadapi Brighton & Hove Albion pada akhir pekan lalu.

Absennya Fernandez kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan sang pemain meninggalkan Stamford Bridge pada penghujung bursa transfer.

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, juga belum memberikan kepastian ketika mendapat pertanyaan mengenai situasi tersebut. Saat di tanya apakah pertandingan sebelumnya menjadi penampilan terakhir Fernandez bersama Chelsea, Alonso memilih memberikan jawaban singkat dengan mengatakan bahwa perkembangan selanjutnya masih harus di lihat.

Menurut Alonso, Chelsea perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan sebelum jendela transfer ditutup pada Selasa malam.

Ia menegaskan bahwa klub ingin mengambil keputusan terbaik untuk kepentingan tim. Karena itu, Chelsea terus mengamati perkembangan hingga batas akhir transfer dan mempersiapkan sejumlah skenario terkait komposisi pemain.

Alonso juga meyakini Chelsea tetap memiliki skuad yang kompetitif untuk menghadapi pertandingan Liga Inggris setelah periode transfer berakhir.

Manchester City Lakukan Perombakan Besar di Lini Tengah

Rencana mendatangkan Enzo Fernandez semakin menegaskan perubahan besar yang dilakukan Manchester City terhadap komposisi lini tengah mereka pada musim panas 2026.

Fernandez berpotensi menjadi gelandang mahal ketiga yang bergabung dengan The Citizens dalam satu periode transfer.

Sebelumnya, Manchester City telah mengeluarkan dana besar untuk merekrut Elliot Anderson. Gelandang tersebut di datangkan dengan nilai transfer mencapai 116 juta poundsterling.

Selain Anderson, klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut juga merekrut Ayyoub Bouaddi. Manchester City mengeluarkan sekitar 81,4 juta poundsterling untuk mendapatkan pemain muda tersebut.

Apabila transfer Fernandez senilai 120 juta poundsterling terealisasi, total investasi Manchester City untuk ketiga gelandang tersebut mencapai sekitar 317,4 juta poundsterling.

Langkah besar tersebut dilakukan setelah Manchester City kehilangan beberapa pemain dari sektor tengah. Rodri, Tijjani Reijnders, dan Nico Gonzalez disebut telah meninggalkan klub sehingga manajemen perlu membangun kembali kedalaman skuad.

Enzo Fernandez Jadi Bagian Proyek Baru Manchester City

Kehadiran Fernandez dapat memberikan karakter berbeda pada permainan Manchester City. Pengalamannya bersama Chelsea dan Timnas Argentina menjadi modal penting untuk beradaptasi dengan tuntutan pertandingan di level tertinggi.

Selain kemampuan mendistribusikan bola, Fernandez di kenal mampu terlibat dalam proses pembangunan serangan dari area tengah. Karakter tersebut dapat membantu Manchester City membentuk lini tengah baru setelah perubahan besar dalam komposisi skuad.

Kini, perhatian tertuju pada penyelesaian tahap akhir transfer antara Manchester City dan Chelsea. Kesepakatan prinsip yang telah tercapai masih perlu di ikuti proses berikutnya sebelum kepindahan Fernandez dapat di nyatakan selesai.

Jika seluruh tahapan transfer rampung, Enzo Fernandez akan menjadi salah satu perekrutan terbesar Manchester City pada musim panas 2026. Transfer bernilai sekitar Rp 2,8 triliun tersebut sekaligus menegaskan ambisi The Citizens membangun kembali kekuatan lini tengah demi menjaga daya saing mereka di Liga Inggris dan berbagai kompetisi lainnya.