Maarten Paes – tampil gemilang saat mengawal gawang Ajax Amsterdam dalam kemenangan penting atas NAC Breda di pekan ke-31 Eredivisie musim 2025-2026. Penampilan solid penjaga gawang Timnas Indonesia ini menjadi sorotan utama setelah sukses membawa Ajax meraih kemenangan 2-0 di Stadion Rat Verlegh, Minggu (26/4/2026).
Maarten Paes Jadi Pilar Utama Kemenangan Ajax
Sejak menit awal pertandingan, Maarten Paes langsung dipercaya sebagai starter dan menunjukkan ketenangan serta konsistensi di bawah mistar. Kehadirannya memberi rasa aman bagi lini belakang Ajax yang tampil disiplin sepanjang laga.
Gol pembuka Ajax tercipta pada menit ke-20 melalui aksi klinis Oscar Gloukh yang memanfaatkan peluang dengan tendangan kaki kanan. Momentum positif ini kemudian di perkuat menjelang akhir babak pertama ketika Mika Godts mencetak gol kedua lewat aksi individu yang impresif pada menit ke-41.
Keunggulan dua gol tersebut tidak lepas dari kontribusi Paes yang beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya dari NAC Breda. Meski tidak terlalu banyak tekanan sepanjang laga, tiga penyelamatan penting yang ia lakukan terbukti krusial dalam menjaga keunggulan tim.
Clean Sheet Keempat yang Semakin Menguatkan Posisi
Keberhasilan menjaga gawang tetap steril dalam laga ini menjadi clean sheet keempat bagi Maarten Paes bersama Ajax musim ini. Catatan tersebut menunjukkan peningkatan performa signifikan sejak dirinya bergabung dengan klub pada Februari 2026.
Sebelumnya, Paes juga mencatatkan clean sheet saat Ajax mengalahkan Heracles Almelo dengan skor 3-0, menundukkan Sparta Rotterdam 4-0, serta bermain imbang tanpa gol melawan PEC Zwolle. Konsistensi ini memperlihatkan bahwa Paes mulai menemukan ritme terbaiknya di kompetisi Eredivisie.
Secara keseluruhan, Paes telah tampil dalam delapan pertandingan liga bersama Ajax. Dalam periode tersebut, ia tidak hanya menunjukkan kemampuan refleks yang baik, tetapi juga ketenangan dalam membaca permainan lawan.
Ajax Naik ke Empat Besar Klasemen
Kemenangan atas NAC Breda memberikan dampak signifikan bagi posisi Ajax di klasemen sementara Eredivisie. Tambahan tiga poin membuat tim berjuluk De Godenzonen kini mengoleksi 54 poin dan naik ke peringkat keempat.
Jumlah poin tersebut juga menyamai perolehan FC Twente yang berada tepat di bawah mereka. Persaingan menuju zona kompetisi Eropa pun semakin ketat, dan performa stabil seperti yang di tunjukkan Paes menjadi faktor penting dalam menjaga peluang Ajax.
Dengan beberapa pertandingan tersisa, konsistensi di lini belakang akan menjadi kunci, dan peran Paes sebagai penjaga gawang utama semakin vital dalam misi tersebut.

Penjaga gawang timnas Indonesia Maarten Paes beraksi saat menjalani sesi pemanasan menjelang pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Sempat Dikritik, Kini Paes Mulai Membungkam Keraguan
Meski kini tampil impresif, perjalanan awal Maarten Paes di Ajax tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat mendapat sorotan tajam dari mantan pemain Ajax, Kenneth Perez, yang mengkritik aspek distribusi bolanya.
Perez menilai bahwa Paes memiliki kelemahan dalam membangun serangan dari lini belakang. Ia bahkan menyebut umpan-umpan yang di lepaskan Paes kerap tidak akurat dan berisiko.
Namun, kritik tersebut perlahan mulai terjawab melalui peningkatan performa Paes di beberapa pertandingan terakhir. Ia terlihat lebih percaya diri dalam mengalirkan bola serta mampu mengambil keputusan yang lebih tepat saat berada di bawah tekanan.
Transformasi Performa dan Adaptasi di Ajax
Adaptasi menjadi faktor penting dalam perkembangan Paes di Ajax. Berbeda dengan klub sebelumnya, sistem permainan Ajax menuntut penjaga gawang untuk lebih aktif dalam distribusi bola dan membangun serangan dari belakang.
Seiring waktu, Paes menunjukkan bahwa ia mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan tersebut. Selain peningkatan teknis, kepercayaan dari pelatih dan rekan setim juga menjadi elemen penting dalam perkembangan performanya.
Penilaian tinggi dari FotMob yang memberikan rating 8,1 dalam laga kontra NAC Breda menjadi bukti nyata kontribusinya. Angka tersebut mencerminkan performa stabil dan efektif sepanjang pertandingan.
Momentum Penting Menuju Akhir Musim
Dengan performa yang terus menanjak, Maarten Paes kini menjadi salah satu figur penting dalam skuad Ajax. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari jumlah clean sheet, tetapi juga dari ketenangan dan kepemimpinan di lini belakang.
Ke depan, tantangan yang di hadapi Ajax akan semakin berat, terutama dalam persaingan menuju posisi terbaik di klasemen akhir. Namun, jika Paes mampu mempertahankan konsistensinya, peluang Ajax untuk mengamankan posisi empat besar tetap terbuka lebar.
Penampilan gemilang ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia, yang kini memiliki penjaga gawang dengan pengalaman bermain di level kompetitif Eropa.