Juventus Vs AC Milan pada pekan ketiga Serie A 2026-2027 bukan sekadar pertemuan dua klub besar Italia. Laga di Allianz Stadium, Turin, Senin (7/9/2026) pukul 01.45 WIB tersebut juga membuka kesempatan bagi pelatih Rossoneri, Ruben Amorim, untuk mencatat pencapaian istimewa pada awal kariernya bersama Milan.
AC Milan datang ke Turin dengan modal sempurna. Tim asuhan Amorim berhasil mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan pertama Serie A musim ini. Kini, kemenangan atas Juventus dapat membawa sang pelatih mendekati sebuah catatan yang sudah bertahan selama hampir tujuh dekade.
Selain menghadirkan persaingan di lapangan, pertandingan ini juga dapat disaksikan melalui Champions TV 3. Penonton bisa mengakses kanal tersebut melalui layanan Vidio.
Ruben Amorim Bawa AC Milan Raih Hasil Sempurna
Ruben Amorim langsung membawa AC Milan mencatat start positif pada Serie A 2026-2027. Rossoneri berhasil memenangi dua pertandingan awal dan belum kehilangan satu poin pun.
Pada pertandingan pertama, Milan menghadapi Torino dan berhasil membawa pulang kemenangan 2-1. Rossoneri kemudian melanjutkan momentum tersebut ketika menjamu Venezia di San Siro.
Milan kembali meraih tiga poin setelah mengalahkan Venezia dengan skor 2-0. Dua kemenangan itu menempatkan Rossoneri dalam posisi ideal menjelang kunjungan mereka ke markas Juventus.
Hasil tersebut sekaligus membuat pertandingan pekan ketiga memiliki arti khusus bagi Amorim. Jika Milan kembali meraih kemenangan, pelatih tersebut berpeluang menorehkan pencapaian yang sudah sangat lama tidak muncul dalam sejarah klub.
Kemenangan atas Juventus Bisa Hadirkan Rekor Langka
Menurut laporan Football Italia, belum ada pelatih AC Milan sejak 1958 yang berhasil memenangi tiga pertandingan liga pertamanya setelah resmi menangani Rossoneri.
Karena itu, kemenangan di Turin akan memberikan arti lebih besar bagi Amorim. Bukan hanya menjaga catatan sempurna Milan pada awal Serie A 2026-2027, hasil tersebut juga akan menempatkan namanya dalam catatan khusus klub.
Amorim sudah melewati dua tantangan pertama melalui kemenangan atas Torino dan Venezia. Kini, Juventus menjadi lawan berikutnya sekaligus ujian yang lebih berat bagi Milan.
Apabila Rossoneri mampu mendapatkan tiga poin di Allianz Stadium, Amorim akan menjadi pelatih pertama sejak 1958 yang membuka kiprahnya bersama AC Milan di Serie A dengan tiga kemenangan berturut-turut.

Adrien Rabiot (kiri) bertarung memperebutkan bola dengan Manuel Locatelli dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus vs AC Milan di Stadion Allianz.
Pelatih Legendaris Milan Belum Mencapai Catatan Tersebut
Pencapaian tersebut semakin menarik karena sejumlah nama besar yang pernah menangani AC Milan tidak berhasil melakukannya.
Arrigo Sacchi, misalnya, tidak mampu mempertahankan kemenangan pada awal perjalanannya bersama Milan. Setelah memulai kompetisi, Sacchi harus menerima kekalahan dari Fiorentina pada pertandingan keduanya di Serie A.
Fabio Capello memiliki catatan yang lebih dekat. Pada 1991, ia membawa Milan memenangi dua pertandingan pertama. Namun, perjalanan sempurna tersebut berhenti ketika Rossoneri menghadapi Juventus pada laga ketiga.
Saat itu, Milan hanya mampu mendapatkan hasil imbang 1-1. Dengan demikian, Capello gagal mengawali masa kepelatihannya dengan tiga kemenangan liga secara beruntun.
Carlo Ancelotti juga tidak memperoleh kesempatan mencatat start serupa. Ketika memulai pekerjaannya sebagai pelatih Milan pada 2001, timnya hanya bermain imbang tanpa gol menghadapi Piacenza.
Catatan para pelatih tersebut membuat peluang Amorim semakin menarik. Ia kini hanya berjarak satu kemenangan dari pencapaian yang bahkan tidak mampu diraih beberapa pelatih legendaris Rossoneri.
Juventus Menjadi Ujian Berikutnya bagi AC Milan
Meski memiliki peluang mencatat sejarah, AC Milan harus melewati tantangan besar. Juventus akan bermain di Allianz Stadium dengan dukungan pendukungnya sendiri.
Bianconeri tentu ingin menghentikan momentum positif Milan. Kondisi tersebut membuat Rossoneri perlu bekerja keras apabila ingin mempertahankan rekor kemenangan mereka pada awal musim.
Sebaliknya, Milan membawa kepercayaan diri tinggi setelah mencatat dua kemenangan secara beruntun. Enam poin dari dua pertandingan menjadi modal penting bagi skuad Amorim sebelum menjalani pertandingan di Turin.
Pertemuan dengan Juventus juga menjadi kesempatan bagi Milan untuk membuktikan konsistensi mereka setelah mengawali musim secara sempurna.
Pada akhirnya, hasil pertandingan tersebut dapat menentukan apakah Amorim mampu menambahkan namanya ke dalam sejarah AC Milan. Jika Rossoneri menang, ia akan menjadi pelatih pertama sejak 1958 yang mengawali kiprah di Serie A bersama Milan dengan tiga kemenangan berturut-turut.
Dengan sejarah yang dipertaruhkan dan persaingan dua klub besar Italia, duel Juventus kontra AC Milan menjadi salah satu pertandingan penting pada pekan ketiga Serie A 2026-2027.