Maarten Paes – mengungkap pengalamannya menghadapi besarnya dukungan suporter Timnas Indonesia sejak memutuskan memperkuat Skuad Garuda. Perhatian masyarakat terhadap sepak bola menjadi salah satu hal yang paling membekas bagi penjaga gawang yang kini berkarier bersama Ajax Amsterdam tersebut.
Paes tidak hanya merasakan dukungan publik ketika menjalani pertandingan internasional. Popularitasnya sebagai pemain Indonesia juga mengikuti aktivitasnya di luar lapangan. Kini, masyarakat kerap mengenalinya ketika ia mengunjungi berbagai tempat umum.
Situasi tersebut membuat Paes memahami bahwa sepak bola mempunyai tempat khusus di tengah masyarakat Indonesia. Bahkan, dari pengalaman pribadinya, ia melihat antusiasme publik begitu tinggi hingga mengingatkannya pada kultur sepak bola di Argentina dan Brasil.
Pandangan itu bukan muncul berdasarkan jumlah penonton semata. Interaksi dengan pendukung serta sambutan yang ia terima sejak bergabung dengan Timnas ikut membentuk kesannya terhadap sepak bola Tanah Air.
Dukungan Publik Indonesia Berkesan bagi Maarten Paes
Paes membicarakan pengalamannya tersebut saat hadir dalam siniar Business of Sport yang tayang melalui YouTube pada Selasa (15/9). Pembicaraan itu membuka cerita mengenai perubahan yang ia alami setelah menjadi pemain internasional Indonesia.
Salah satu kesan terkuatnya berasal dari besarnya perhatian masyarakat kepada sepak bola. Menurut Paes, Indonesia mempunyai gairah yang layak mendapatkan sorotan lebih luas di tingkat global.
Ia kemudian menggunakan Argentina dan Brasil sebagai gambaran ketika membicarakan tingginya antusiasme tersebut. Dua negara itu memang mempunyai sejarah panjang dalam sepak bola serta basis pendukung yang dikenal luas.
Dari sudut pandang Paes, masyarakat Indonesia menunjukkan semangat yang tidak kalah besar. Kesimpulan tersebut lahir dari apa yang ia alami sendiri selama mengenakan seragam Merah Putih.
Karena itu, penilaian Paes tidak terbatas pada suasana tribun. Ia melihat langsung bagaimana masyarakat memberikan perhatian besar kepada pemain yang membela tim nasional.
Status Pemain Timnas Membuat Paes Semakin Dikenal
Perubahan lain muncul dalam rutinitas Paes di luar lapangan. Wajahnya kini semakin mudah dikenali oleh masyarakat setelah namanya menjadi bagian dari Skuad Garuda.
Ketika mendatangi ruang publik, Paes tidak lagi dapat beraktivitas tanpa menarik perhatian. Para penggemar kerap mengenalinya dan menunjukkan antusiasme mereka secara langsung.
Alih-alih merasa terganggu, kiper tersebut menerima kondisi itu sebagai bagian dari pengalaman membela Indonesia. Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang datang dari para pendukung.
Fenomena tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dukungan kepada Timnas melampaui pertandingan selama 90 menit. Suporter tetap mengikuti perjalanan para pemain, baik ketika mereka memperkuat tim nasional maupun saat kembali menjalani karier bersama klub masing-masing.
Bagi Paes, pengalaman itu menjadi bukti nyata mengenai kuatnya ikatan masyarakat dengan sepak bola.

Maarten Paes bersama skuad Ajax Amsterdam
Piala Dunia Bisa Menjadi Panggung untuk Indonesia
Paes juga menghubungkan besarnya gairah publik dengan harapannya terhadap perjalanan Timnas Indonesia di level internasional. Ia ingin Indonesia memperoleh kesempatan tampil di Piala Dunia.
Menurut pandangannya, kehadiran Indonesia di turnamen tersebut akan membawa arti lebih luas daripada sekadar pencapaian di lapangan. Panggung sebesar Piala Dunia dapat menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kultur sepak bola Indonesia kepada masyarakat global.
Paes juga menyinggung sisi lain yang ia temukan selama mengenal Indonesia. Ia memberikan apresiasi terhadap keramahan masyarakat serta keindahan negara ini.
Dengan jangkauan Piala Dunia yang sangat luas, Indonesia berpeluang memperkenalkan karakter tersebut kepada audiens internasional. Oleh sebab itu, Paes memandang kesempatan tampil di turnamen tersebut memiliki nilai tersendiri bagi Indonesia.
Paes dan Nathan Tjoe-A-On Bertemu di Eredivisie
Di tengah perbincangan mengenai pengalamannya bersama Timnas, Paes tetap menjalani kesibukan di kompetisi klub. Ia turun sebagai penjaga gawang Ajax Amsterdam saat menghadapi Willem II di Johan Cruijff Arena pada Rabu (16/9/2026) dini hari WIB.
Pertandingan tersebut juga menarik perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, Nathan Tjoe-A-On memperkuat Willem II dari posisi bek sayap kiri.
Dengan demikian, dua penggawa Indonesia berada di kubu berlawanan dalam pertandingan Eredivisie tersebut.
Ajax tampil dominan dan mengakhiri laga dengan kemenangan 5-1. Lima pemain berbeda menyumbangkan gol bagi tuan rumah, yaitu Davy Klaassen, Julian Brandt, Viktor Tsygankov, Oscar Gloukh, dan Kasper Dolberg. Sementara itu, Alessandro Ciranni mencatatkan gol balasan Willem II.
Paes mendapat kepercayaan menjaga gawang Ajax hingga pertandingan selesai. Selama 90 menit, ia menghasilkan tiga penyelamatan. Data pertandingan juga mencatat akurasi umpannya mencapai 86 persen.
Nathan juga menyelesaikan pertandingan secara penuh. Ia menghasilkan akurasi operan 87 persen dan berhasil memenangi empat duel.
Pengalaman Bersama Garuda Tinggalkan Kesan Mendalam
Karier di Eropa dan perjalanan bersama Timnas menghadirkan dua pengalaman berbeda bagi Paes. Bersama klub, ia menghadapi tuntutan kompetisi profesional. Sementara ketika membela Indonesia, ia menemukan besarnya keterlibatan masyarakat terhadap tim nasional.
Perhatian tersebut hadir melalui berbagai bentuk. Sorakan dari tribun menjadi salah satunya, tetapi interaksi di luar stadion justru membuat Paes semakin memahami besarnya pengaruh sepak bola di Indonesia.
Itulah alasan Argentina dan Brasil muncul ketika Paes menggambarkan pengalaman tersebut. Ia menggunakan kedua negara itu sebagai perbandingan untuk menunjukkan tingkat antusiasme yang ia rasakan dari masyarakat Indonesia.
Bagi Paes, potensi sepak bola Indonesia tidak hanya bersumber dari apa yang terjadi di lapangan. Jutaan masyarakat yang memberikan perhatian besar kepada Skuad Garuda juga menjadi bagian penting dari ekosistem tersebut.
Pengalaman pribadi Paes akhirnya memberinya perspektif mengenai Indonesia yang berbeda. Dari stadion hingga kehidupan sehari-hari, ia menemukan masyarakat yang menjadikan sepak bola lebih dari sekadar pertandingan. Dukungan itulah yang membuat perjalanan bersama Timnas Indonesia meninggalkan kesan kuat bagi sang penjaga gawang.