Persik Kediri – mulai menyusun komposisi pemain untuk menghadapi kompetisi Liga Indonesia musim 2026/2027. Evaluasi yang dilakukan manajemen melahirkan sejumlah perubahan pada skuad utama, termasuk keputusan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan bek kanan berpengalaman, Novri Setiawan.
Berakhirnya kebersamaan kedua belah pihak menjadi bagian dari langkah regenerasi yang sedang dilakukan klub berjuluk Macan Putih. Setelah resmi di lepas, Novri di pastikan melanjutkan karier profesionalnya bersama Semen Padang yang berhasil mencapai kesepakatan transfer dengan Persik Kediri.
Keputusan tersebut menambah daftar pemain yang meninggalkan Persik pada bursa transfer kali ini. Manajemen berharap perubahan komposisi tim dapat menjadi fondasi untuk membangun skuad yang lebih kompetitif pada musim mendatang.
Persik Kediri Lanjutkan Proses Regenerasi Skuad
Perombakan pemain menjadi salah satu agenda utama Persik Kediri menjelang di mulainya musim baru. Klub melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan tim agar dapat bersaing lebih maksimal di kompetisi yang akan datang.
Hingga saat ini, Novri Setiawan menjadi pemain kesepuluh yang di pastikan hengkang dari skuad Macan Putih. Sebelumnya, Persik juga telah mengakhiri kerja sama dengan sejumlah pemain lain, seperti Syahrian Abimanyu, Hugo Samir, Rifqi Ray, Zidane Afreza, Aulia Lubis, Zikri Ferdiansyah, Haikal Riza, Yusuf Meilana, dan Rodrigo Dias.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Persik tidak sekadar mengganti beberapa pemain, tetapi sedang membangun ulang fondasi tim secara menyeluruh. Perubahan ini di harapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memberikan warna baru dalam menghadapi persaingan musim 2026/2027.

Starting XI Persik Kediri pada laga BRI Super League musim 2025/2026
Peran Novri Selama Membela Macan Putih
Novri Setiawan bergabung dengan Persik Kediri pada awal musim 2025/2026 setelah mengakhiri kebersamaannya dengan Bali United. Berbekal pengalaman bermain di kompetisi tertinggi Indonesia, ia langsung menjadi salah satu pemain senior yang memperkuat sektor pertahanan tim.
Sepanjang musim, Novri beberapa kali di percaya mengawal sisi kanan pertahanan dan bersaing secara sehat dengan Henhen Herdiana. Rotasi yang di terapkan tim membuat keduanya saling melengkapi sesuai kebutuhan pertandingan.
Berdasarkan statistik musim lalu, Novri tampil dalam 11 pertandingan dengan total waktu bermain mencapai 698 menit. Dalam periode tersebut, ia menerima empat kartu kuning dan satu kartu merah.
Meski tidak selalu mengisi susunan pemain utama, kontribusi Novri tetap di nilai positif. Pengalaman yang di miliki membantu menjaga stabilitas lini belakang sekaligus menjadi contoh bagi pemain-pemain muda yang berada di dalam skuad.
Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, mengungkapkan apresiasi atas dedikasi yang telah di berikan Novri selama membela klub. Menurutnya, pemain berusia 32 tahun itu selalu menunjukkan profesionalisme, komitmen, dan etos kerja yang baik sejak pertama bergabung.
Pihak klub juga menyampaikan rasa terima kasih atas seluruh kontribusi yang di berikan Novri selama menjadi bagian dari perjalanan Persik Kediri pada musim sebelumnya.
Kembali ke Tanah Kelahiran Bersama Semen Padang
Selepas meninggalkan Persik Kediri, Novri Setiawan akan memulai babak baru bersama Semen Padang. Kepindahan ini memiliki makna tersendiri karena ia akan membela klub yang berasal dari kota kelahirannya, Padang, Sumatera Barat.
Bagi Semen Padang, kehadiran Novri di harapkan mampu memperkuat sektor pertahanan melalui pengalaman panjang yang di milikinya. Sosok pemain senior seperti dirinya juga di yakini dapat membantu perkembangan pemain muda di dalam tim.
Sementara itu, Persik Kediri memilih melepas Novri dengan penuh penghormatan. Manajemen berharap bek berpengalaman tersebut mampu melanjutkan performa terbaiknya dan meraih kesuksesan bersama klub barunya.
Di sisi lain, Persik kini fokus menyelesaikan proses pembentukan skuad untuk musim 2026/2027. Setelah melepas sejumlah pemain, manajemen di perkirakan masih akan aktif mendatangkan wajah-wajah baru yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Langkah restrukturisasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang klub untuk meningkatkan daya saing di kompetisi nasional. Dengan perpaduan pemain muda potensial dan rekrutan baru yang berpengalaman, Persik Kediri berharap dapat tampil lebih konsisten dan mampu bersaing di papan atas pada musim mendatang.