Ranking – Tim Nasional Indonesia kembali mencatatkan perkembangan positif di kancah sepak bola internasional. Berdasarkan pembaruan peringkat FIFA terbaru yang di rilis pada 11 Juni 2026, skuad Garuda berhasil menembus posisi ke-118 dunia. Kenaikan sebanyak 10 peringkat ini menjadi bukti nyata peningkatan performa tim dalam beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Ia justru menjadikan momentum ini sebagai pijakan untuk membawa Timnas Indonesia terus berkembang hingga mampu menembus jajaran 100 besar dunia.

Erick Thohir Tegaskan Target Timnas Indonesia Belum Berakhir

Naiknya posisi Indonesia dalam ranking FIFA di sambut positif oleh berbagai kalangan, termasuk Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Namun, menurutnya, posisi dalam daftar peringkat bukanlah tujuan akhir yang harus dirayakan secara berlebihan.

Ia mengingatkan seluruh elemen sepak bola nasional untuk tetap menjaga fokus dan tidak terlena oleh pencapaian sementara. Dalam dunia sepak bola, peringkat memang dapat menjadi indikator perkembangan sebuah tim, tetapi tidak selalu mencerminkan hasil pertandingan yang akan datang.

Karena itu, Erick menilai konsistensi menjadi faktor utama agar Timnas Indonesia mampu mempertahankan tren positif sekaligus mendekati target besar, yakni masuk ke dalam 100 besar FIFA.

Dengan usia rata-rata pemain yang semakin matang dan sistem pembinaan yang terus di perbaiki, peluang Indonesia untuk mencapai target tersebut dinilai semakin terbuka.

Dua Kemenangan Jadi Kunci Lonjakan Ranking FIFA

Peningkatan peringkat FIFA Indonesia tidak terlepas dari hasil memuaskan dalam agenda pertandingan internasional terbaru. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Timnas Indonesia sukses meraih dua kemenangan penting di hadapan pendukungnya sendiri.

Pada laga pertama, skuad Garuda tampil dominan saat menghadapi Oman. Tim Merah Putih berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 melalui permainan agresif dan disiplin sepanjang laga.

Kepercayaan diri tersebut berlanjut ketika Indonesia berhadapan dengan Mozambik beberapa hari kemudian. Meski pertandingan berlangsung lebih ketat, Timnas Indonesia tetap mampu mengamankan kemenangan tipis 1-0.

Dua hasil positif tersebut memberikan tambahan poin yang signifikan dalam perhitungan ranking FIFA, sehingga Indonesia mampu melesat hingga 10 posisi sekaligus.

Ranking FIFA

Pesepak bola Timnas Indonesia Justin Hubner (keempat kiri) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Timnas Oman dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

John Herdman Soroti Kematangan Taktik Skuad Garuda

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menganggap kenaikan ranking FIFA merupakan konsekuensi dari perkembangan kualitas permainan para pemainnya.

Menurutnya, keberhasilan meraih kemenangan atas dua tim dengan karakter permainan berbeda menunjukkan bahwa skuad Garuda semakin dewasa dalam menghadapi berbagai situasi pertandingan.

Ia mengapresiasi kemampuan para pemain dalam memahami instruksi taktik serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim selama pertandingan berlangsung.

Kemampuan beradaptasi tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam sepak bola modern. Tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tim yang sukses juga harus mampu membaca ritme permainan lawan dan mengambil keputusan secara tepat di lapangan.

Herdman menilai bahwa para pemain Indonesia kini telah berkembang menjadi tim yang lebih kompetitif dan mampu memberikan ancaman serius kepada lawan-lawan mereka.

Konsistensi Jadi Modal Penting Menuju Prestasi Lebih Tinggi

Selain kemampuan teknis, faktor konsistensi di nilai menjadi fondasi utama bagi perkembangan Timnas Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Garuda menunjukkan perubahan positif dari segi organisasi permainan, kedisiplinan, hingga mental bertanding. Hal ini menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi yang lebih berat pada masa mendatang.

Konsistensi dalam mempertahankan performa juga akan sangat menentukan posisi Indonesia dalam ranking FIFA berikutnya. Oleh sebab itu, evaluasi dan pembenahan tetap perlu di lakukan agar tim terus mengalami peningkatan.

Jika tren positif ini mampu di pertahankan, target menembus 100 besar dunia bukan lagi sekadar mimpi.

Timnas Indonesia Fokus Menatap Turnamen Berikutnya

Kenaikan peringkat FIFA memberikan suntikan motivasi bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi berbagai agenda penting yang telah menanti.

Dalam waktu dekat, skuad Garuda dijadwalkan tampil pada ajang ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada akhir Juli mendatang. Turnamen regional tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan perkembangan yang telah dicapai.

Setelah menyelesaikan kompetisi tersebut, Timnas Indonesia akan kembali menjalani agenda pertandingan internasional FIFA Matchday pada bulan September.

Rangkaian pertandingan tersebut di perkirakan akan menjadi ujian penting bagi konsistensi permainan anak asuh John Herdman sekaligus peluang untuk menambah poin demi memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Dengan dukungan masyarakat, kerja keras para pemain, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan sepak bola nasional, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk terus mencatatkan sejarah baru di pentas internasional.

Kenaikan ke posisi 118 dunia menjadi bukti bahwa proses pembangunan sepak bola Indonesia mulai menunjukkan hasil. Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum agar impian menembus 100 besar FIFA dapat benar-benar terwujud.