Manchester City – resmi memulai babak baru dalam perjalanan klub dengan mengangkat Enzo Maresca sebagai pelatih kepala yang akan memimpin tim mulai musim 2026/2027. Keputusan tersebut di ambil setelah berakhirnya masa kepemimpinan Pep Guardiola yang telah membawa The Citizens meraih berbagai gelar bergengsi selama bertahun-tahun.
Manajemen klub menilai Maresca sebagai sosok yang tepat untuk menjaga identitas permainan Manchester City sekaligus menghadirkan energi baru di ruang ganti. Pengalaman yang di miliki pelatih asal Italia itu, baik sebagai bagian dari staf kepelatihan City maupun sebagai pelatih kepala di sejumlah klub, menjadi pertimbangan utama dalam proses penunjukan.
Melalui pengumuman resmi, Manchester City memastikan bahwa Enzo Maresca telah menandatangani kontrak berdurasi tiga musim. Dengan kesepakatan tersebut, pria berusia 46 tahun itu akan memimpin skuad hingga musim panas 2029.
Manchester City Memulai Era Baru Bersama Enzo Maresca
Kepergian Pep Guardiola meninggalkan tantangan besar bagi Manchester City. Selama lebih dari satu dekade, Guardiola berhasil mengubah City menjadi salah satu kekuatan dominan di Inggris maupun Eropa melalui filosofi permainan menyerang yang atraktif dan efektif.
Kini, tongkat estafet di berikan kepada Enzo Maresca. Meski mendapat tugas yang tidak ringan, ia bukanlah sosok asing bagi lingkungan Etihad Stadium. Sebelumnya, Maresca pernah menangani tim Elite Development Squad Manchester City sebelum di percaya menjadi asisten Guardiola dalam salah satu periode paling sukses klub.
Pengalamannya bekerja secara langsung bersama Guardiola membuat Maresca memahami budaya klub, metode latihan, hingga filosofi permainan yang telah menjadi identitas Manchester City dalam beberapa tahun terakhir.
Pihak klub optimistis kesinambungan tersebut akan membantu proses adaptasi berjalan lebih cepat sehingga tim tetap mampu bersaing di berbagai kompetisi.
Kontrak Tiga Tahun dan Ambisi Besar di Etihad Stadium
Dalam pernyataan resminya, Manchester City menyampaikan rasa senang atas bergabungnya kembali Enzo Maresca sebagai pelatih utama tim senior.
Kesepakatan berdurasi tiga tahun menunjukkan besarnya kepercayaan manajemen terhadap kemampuan sang pelatih dalam membangun proyek jangka menengah. Klub berharap Maresca mampu mempertahankan standar tinggi yang telah di bangun sebelumnya sekaligus mengembangkan tim agar tetap kompetitif di level domestik maupun Eropa.
Maresca sendiri mengaku sangat antusias menerima tantangan tersebut. Menurutnya, kembali ke Manchester City memberikan motivasi tersendiri karena ia telah mengenal budaya klub dengan baik.
Ia juga menegaskan keinginannya untuk membangun tim yang mampu meraih kemenangan melalui permainan menyerang, penguasaan bola yang dominan. Serta mentalitas kompetitif di setiap pertandingan.
Selain itu, Maresca menyatakan siap menghadapi tekanan besar yang selalu menyertai klub sebesar Manchester City. Baginya, ekspektasi tinggi dari suporter dan manajemen justru menjadi motivasi untuk menghasilkan prestasi terbaik.

Manchester City menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala baru untuk musim depan dalam persiapan menghadapi kompetisi mendatang.
Perjalanan Karier Enzo Maresca Sebelum Kembali ke Manchester City
Karier kepelatihan Enzo Maresca di mulai ketika ia dipercaya menangani Parma pada 2021. Namun, periode tersebut tidak berlangsung lama karena hasil yang kurang memuaskan membuat kerja sama berakhir lebih cepat.
Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih.
Nama Maresca kemudian mulai mendapat perhatian luas saat menerima tawaran melatih Leicester City pada kompetisi Championship musim 2023/2024. Di bawah arahannya, Leicester tampil konsisten sepanjang musim dan berhasil keluar sebagai juara Championship.
Prestasi tersebut membawa Leicester kembali promosi ke Premier League sekaligus meningkatkan reputasi Maresca sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan di Inggris.
Keberhasilan bersama Leicester membuat Chelsea tertarik merekrutnya. Bersama klub asal London tersebut, Maresca mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pada musim pertamanya, Chelsea berhasil finis di posisi empat besar Premier League sehingga kembali mengamankan tiket ke Liga Champions. Tidak hanya itu, The Blues juga sukses meraih trofi UEFA Conference League serta menjuarai Piala Dunia Antarklub pada 2025.
Tantangan Besar Menanti Bersama The Citizens
Walaupun mencatat sejumlah pencapaian positif di Chelsea, perjalanan Maresca tidak sepenuhnya berjalan mulus. Hubungan yang kurang harmonis dengan jajaran pemilik klub akhirnya membuat kerja sama keduanya berakhir lebih cepat dari rencana awal.
Kini, kesempatan baru datang dari Manchester City. Tugas utamanya bukan sekadar mempertahankan prestasi. Tetapi juga memastikan tim tetap menjadi kandidat kuat juara di berbagai ajang.
Maresca di perkirakan akan tetap mengusung filosofi permainan berbasis penguasaan bola, tekanan tinggi, dan distribusi umpan cepat yang selama ini menjadi ciri khas Manchester City. Namun, ia juga di harapkan mampu menghadirkan sentuhan taktik baru agar tim terus berkembang menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Dukungan dari manajemen, kualitas skuad yang mumpuni, serta pengalamannya mengenal kultur klub menjadi modal penting bagi Maresca dalam menjalankan tugas tersebut.
Kesimpulan
Penunjukan Enzo Maresca sebagai pelatih kepala menandai di mulainya era baru Manchester City setelah berakhirnya masa kepemimpinan Pep Guardiola. Dengan bekal pengalaman sebagai mantan staf kepelatihan City dan keberhasilan menangani Leicester City maupun Chelsea. Maresca di nilai memiliki kapasitas untuk melanjutkan tradisi sukses The Citizens.
Meski tantangan yang di hadapi tidak ringan, ekspektasi tinggi dari klub dan para pendukung menjadi dorongan bagi Maresca untuk membangun Manchester City yang tetap kompetitif, atraktif, dan mampu bersaing memperebutkan gelar di setiap kompetisi pada musim-musim mendatang.